Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Anjing Liar Resahkan Warga Gang Kancil Banjarbaru, Liana Cari Solusi Penanganan Tanpa Kekerasan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Anjing Liar Resahkan Warga Gang Kancil Banjarbaru, Liana Cari Solusi Penanganan Tanpa Kekerasan

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 1 September 2026, 11.14
Share
Screenshot 2026 08 29 19 04 17 065 com.miui .videoplayer
Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Liana, S.Sos akan cari solusi penanganan anjing liar di Gang Kancil. (Foto: Ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Teror anjing liar bikin resah warga Gang Kancil di Kota Banjarbaru. Keberadaan hewan tersebut dinilai mengganggu karena kerap mengejar masyarakat yang melintas.

Keluhan itu disampaikan warga Gang Kancil RT 02, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Banjarbaru Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara kepada Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Liana, S.Sos, beberapa waktu lalu.

Menanggapi keluhan tersebut, Liana mengatakan akan mengonsultasikan persoalan itu dengan Satpol PP dan dinas terkait yang memiliki kewenangan dalam penanganan hewan.

“Kita konsultasikan dulu seperti apa, apakah memang anjing liar tersebut bisa ditangkap, kemudian dikarantina. Mungkin apakah ada semacam tempat penampungannya, sehingga tidak mengganggu warga lagi,” ujar Liana.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu dicarikan solusi agar keberadaan anjing liar tidak kembali mengganggu masyarakat. Ia juga akan mencari tahu apakah terdapat tempat penampungan yang dapat digunakan untuk menangani anjing tersebut di Banjarbaru.

Baca juga :

Ketua DPRD Harapkan Sekda Baru Bisa Lebih Baik Lagi

DPRD Batola Tetapkan Perubahan Propemperda, APBD Perubahan Diusulkan Rp1,7 T Lebih

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

“Karena kata masyarakat tadi, ini memang sudah mengganggu lingkungan di sini. Jadi saya akan konsultasikan lagi, apakah ada penampungannya di Banjarbaru,” katanya.

Liana menyebut, aspirasi mengenai gangguan hewan tersebut menjadi persoalan yang cukup berbeda dari keluhan yang biasanya ia terima.

“Karena memang, jujur saja, ini baru pertama kali ada aspirasi yang menyampaikan masalah gangguan hewan,” ujarnya.

Di sisi lain, Liana meminta warga tidak mengambil tindakan sendiri terhadap anjing tersebut. Pasalnya, muncul wacana untuk menangkap dan mengeksekusi anjing liar itu.

“Mungkin dari pihak warga juga jangan bertindak sendiri. Katanya tadi ada wacana ingin ditangkap dan kemudian dieksekusi, itu kan tentunya tidak boleh,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti aturan yang berlaku dan tidak melakukan tindakan penganiayaan terhadap hewan.

“Jadi warga juga jangan bertindak sendiri, karena kita tentu ada undang-undang maupun regulasi yang mengatur supaya tidak melakukan tindakan penganiayaan hewan,” ujarnya.

Liana menambahkan, berdasarkan informasi yang disampaikan warga, anjing tersebut memang kerap mengejar masyarakat. Namun, sejauh informasi yang diterimanya, belum ada korban maupun laporan bahwa anjing tersebut terjangkit rabies.

“Meskipun itu hewan, kita juga punya rasa kemanusiaan. Apalagi anjing ini tidak menimbulkan korban dan tidak ada juga laporan bahwa rabies. Cuma memang mengganggunya itu suka mengejar masyarakat,” katanya.

Karena itu, Liana menilai persoalan tersebut lebih baik ditangani melalui koordinasi dengan pihak terkait, sehingga keamanan warga tetap diperhatikan tanpa harus melakukan tindakan yang kurang manusiawi terhadap hewan.

“Jadi kita konsultasikan dulu. Kan kasihan juga kalau dia harus mendapat tindakan warga secara kurang manusiawi,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260817 193804
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Jasa Veteran dan Seniman
17 Agustus 2026, 19.43
23af2781 1846 4430 a6f8 38bcdfcd3516
Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?
19 Agustus 2026, 11.28
ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40

You Might Also Like

Ketua DPRD Harapkan Sekda Baru Bisa Lebih Baik Lagi

DPRD Batola Tetapkan Perubahan Propemperda, APBD Perubahan Diusulkan Rp1,7 T Lebih

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?