TERAS7.COM – Gelaran Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang lokal di Tanah Bumbu.
Ribuan pengunjung yang memadati Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, pada puncak acara, Minggu (26/04/2026), turut menggerakkan roda perekonomian di kawasan tersebut.
Para pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan selama festival berlangsung. Nisa, salah satu pedagang minuman dingin, mengungkapkan bahwa omzetnya meningkat dibanding hari biasa.
“Banyaknya kegiatan membuat dagangan kami lebih laris,” ujarnya.
Hal serupa juga dirasakan pedagang lainnya yang memanfaatkan momentum keramaian untuk menjajakan berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan lokal.
Tidak hanya pelaku usaha, masyarakat yang datang sebagai pengunjung juga merasakan manfaat dari terselenggaranya festival ini. Raisah, warga Sebamban, mengaku terkesan dengan kemeriahan acara dan berharap kegiatan serupa terus digelar setiap tahun.
Sementara itu, Ariyadi, warga Pagatan, mengapresiasi pemerintah daerah atas terselenggaranya kegiatan yang mampu menarik banyak pengunjung dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sendiri terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Selain meningkatkan kunjungan wisata, kegiatan ini juga membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal.
Melalui festival seperti Mappanre Ri Tasi’e, diharapkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan dapat terus berkembang seiring dengan pelestarian budaya daerah.