TERAS7.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sekaligus International Day of the Midwife (IDM) 2026, IBI Cabang Kabupaten Kotabaru menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan bagi masyarakat, baru-baru tadi.
Kegiatan yang dipusatkan di TPMB Hj. Bidan Dahlia tersebut meliputi pelayanan pemasangan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan dan IUD (spiral), serta pelayanan imunisasi dasar bagi anak.
Pelaksanaan kegiatan mengacu pada surat Pengurus Pusat IBI Periode 2023–2028 Nomor 3303/PPIBI/II/2026 tentang edaran teknis pelaksanaan bakti sosial, serta surat Pengurus Daerah IBI terkait pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak dan imunisasi.
Ketua IBI Cabang Kotabaru, Yuli Eka Yanti, A.Md.Keb mengatakan, kegiatan tersebut difokuskan pada pelayanan KB gratis bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak.
“Tujuan utama kami adalah melaksanakan KB serentak secara gratis. Harapannya masyarakat bisa memilih metode kontrasepsi jangka panjang seperti MKJP, sekaligus anak-anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPPPAPPKB Kotabaru, Sri Sulistiyani, M.PH menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT IBI, tetapi juga rangkaian Hari Jadi Kotabaru ke-76.
“Melalui MKJP, akseptor KB bisa menunda kehamilan selama 3 hingga 8 tahun, sehingga dapat lebih optimal dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga menuju kesejahteraan,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak menambahkan, program MKJP memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu sekaligus mengatur jarak kehamilan agar lebih ideal.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya imunisasi dasar bagi anak guna mencegah berbagai penyakit sejak dini.
“Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak melewatkan imunisasi dasar. Ini penting untuk mencegah penyakit dan memastikan generasi Indonesia ke depan tumbuh sehat,” katanya.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, IBI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat peran bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar di Indonesia.