TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menggencarkan program Aksi Rumah Damai sebagai upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis hingga ke tingkat desa.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Aksi Rumah Damai yang digelar pada 6–7 Mei 2026 dengan melibatkan puluhan desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tanah Bumbu, Samsir mengatakan, program tersebut menjadi langkah pemerintah daerah dalam memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas masyarakat di tengah keberagaman.
Menurutnya, Aksi Rumah Damai tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan ruang dialog dan penyelesaian persoalan masyarakat melalui pendekatan kebersamaan.
“Melalui Aksi Rumah Damai, Pemkab Tanbu ingin membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan yang tertib, aman, dan harmonis, sekaligus menghadirkan ruang penyelesaian persoalan berbasis dialog dan kebersamaan,” ujarnya.
Sosialisasi diikuti desa-desa dari Kecamatan Satui, Angsana, Sungai Loban, Kuranji, Mantewe, Kusan Hulu, dan Teluk Kepayang.
Kegiatan turut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Prof. Dr. H. Murtir Jeddawi, S.H., S.Sos., M.Si., Dra. Riani Bakri, M.Si., serta pihak Bank Kalsel Cabang Batulicin.
Materi yang disampaikan meliputi produk hukum daerah, konsep Aksi Rumah Damai, hingga pengelolaan Cash Management System (CMS) Pemerintah Desa melalui Bank Kalsel.
Peserta sosialisasi terdiri dari kepala desa, Ketua TP PKK Desa, sekretaris desa, perangkat desa, anggota BPD, ketua RT, pengurus Aksi Rumah Damai, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Tanbu berharap tercipta komitmen bersama dalam menjaga kerukunan masyarakat serta memperkuat budaya musyawarah di lingkungan desa.