TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Banjar menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Desa Jambu Raya RT 02, Kecamatan Beruntung Baru. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang terjadi pada Senin (18/5/2026) dini hari.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar. Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyerahkan bantuan tersebut melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Jaminan Sosial (Rehlinjamsos), Hudan Azzuhry.
Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.48 WITA mengakibatkan dua unit rumah mengalami kerusakan berat. Peristiwa itu berdampak pada dua kepala keluarga dengan total tujuh jiwa.
Dua warga yang terdampak yakni Salahuddin bersama tiga anggota keluarganya dan Lothfi Yamin dengan empat anggota keluarga.
Sebagai upaya membantu kebutuhan para korban, Pemkab Banjar menyalurkan paket bahan pokok serta bantuan uang tunai senilai Rp10 juta untuk masing-masing keluarga terdampak.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan pemerintah daerah berupaya memastikan bantuan dapat diterima korban dalam waktu cepat setelah kejadian.
“Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mendesak para korban serta mendukung proses pemulihan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Hudan Azzuhry menjelaskan pihaknya segera melakukan penanganan setelah menerima informasi terkait kebakaran tersebut. Menurutnya, langkah cepat itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Selain bantuan kebutuhan dasar, kami juga berupaya memastikan korban mendapatkan dukungan yang diperlukan selama masa pemulihan pascakejadian,” katanya.
Para penerima bantuan mengapresiasi perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Mereka menilai bantuan yang disalurkan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Pemkab Banjar juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan kondisi instalasi listrik dan penggunaan peralatan yang berpotensi menimbulkan api tetap dalam keadaan aman.