Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Jangan Habis Dijual, Legislator Banjar Minta Hasil Panen Papuyu Disiapkan untuk Indukan dan Benih
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Jangan Habis Dijual, Legislator Banjar Minta Hasil Panen Papuyu Disiapkan untuk Indukan dan Benih

Seman
Seman 9 Juni 2026, 08.17
Share
IMG 20260609 WA0001
Komisi II DPRD Banjar M Zaini Dorong Hasil Panen Papuyu, (Foto:Istimewa)
SHARE

TERAS7.COM – Keberhasilan panen perdana ikan papuyu hasil budidaya kolam bundar di Desa Lok Baintan Luar, Kecamatan Sungai Tabuk, mendapat perhatian dari Komisi II DPRD Kabupaten Banjar.

Selain mengapresiasi hasil yang dicapai pembudidaya, DPRD juga mendorong agar sebagian hasil panen dimanfaatkan untuk memperkuat keberlanjutan budidaya ikan lokal tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, M. Zaini, menilai panen perdana tersebut menjadi bukti bahwa budidaya papuyu memiliki prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.

Namun demikian, ia mengingatkan agar hasil panen tidak seluruhnya dipasarkan. Menurutnya, sebagian ikan perlu dipertahankan sebagai indukan dan sumber benih agar siklus budidaya dapat terus berlanjut.

“Jangan sampai semua hasil panen dijual. Sebaiknya ada yang dipelihara sebagai calon indukan dan bibit agar siklus budidaya terus berjalan,” ujarnya saat menghadiri panen perdana, Senin (8/6/2026).

Baca juga :

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Rahmat Saleh Dorong Pemkab Banjar Genjot PAD dan Perkuat Infrastruktur di Tahun 2027

Banggar DPRD Banjar Minta Pokir dan Anggaran SKPD Diakomodasi di APBD Perubahan 2026

Zaini mengatakan keberadaan indukan berkualitas menjadi faktor penting dalam pengembangan budidaya papuyu. Ikan berukuran besar yang berpotensi menjadi induk, terutama induk betina, sebaiknya dipelihara untuk mendukung produksi benih secara mandiri.

Dengan demikian, para pembudidaya tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan bibit dari luar daerah dan dapat memperkuat pengembangan kampung ikan papuyu di Kabupaten Banjar.

Menurutnya, hasil panen perdana yang dicapai pembudidaya patut diapresiasi meski selama masa pemeliharaan sempat menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan cuaca hingga serangan penyakit pada sebagian kolam.

“Memang ada beberapa hambatan, termasuk serangan jamur pada sebagian kolam. Tetapi secara umum hasilnya cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan,” katanya.

Ia menambahkan, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi kelompok pembudidaya untuk terus meningkatkan teknik budidaya dan pengelolaan kolam pada periode berikutnya.

Selain memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan, budidaya papuyu juga dinilai berperan penting dalam menjaga keberadaan ikan lokal khas Kalimantan Selatan yang selama ini dikenal memiliki cita rasa tersendiri dan diminati masyarakat.

“Papuyu Banjar memiliki karakter rasa yang berbeda dan banyak disukai. Potensi ini perlu dipertahankan melalui budidaya yang berkelanjutan,” tuturnya.

Komisi II DPRD Kabupaten Banjar berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik mengembangkan budidaya ikan lokal, sehingga selain menjaga kelestarian sumber daya perikanan daerah, juga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Harapannya budidaya papuyu terus berkembang, populasi ikan lokal tetap terjaga, dan masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Rahmat Saleh Dorong Pemkab Banjar Genjot PAD dan Perkuat Infrastruktur di Tahun 2027

Banggar DPRD Banjar Minta Pokir dan Anggaran SKPD Diakomodasi di APBD Perubahan 2026

Ketimbang Ducting Kabel, Emi Nilai Optimalisasi Tiang Bersama Lebih Realistis dan Potensi Hasilkan PAD

Rapat Paripurna DPRD Banjar Sepakati KUPA-PPAS 2026 dan KUA-PPAS 2027

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?