TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin menaruh harapan besar kepada generasi muda sebagai ujung tombak pembangunan masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati Tapin H. Juanda saat menghadiri Grand Final Apresiasi Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Tapin Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Pendopo Galuh Bastari. (21/05/2026).
Di hadapan para finalis, pejabat daerah, TP PKK Kabupaten Tapin, dan tamu undangan, H. Juanda menegaskan bahwa pemilihan Duta Genre bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah melahirkan generasi muda yang mampu menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.
“Duta Genre harus mampu menjadi teladan bagi remaja lainnya, terutama dalam mengedukasi pentingnya merencanakan masa depan, menjaga kesehatan, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan,” ujarnya.
Menurut Juanda, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi generasi muda. Karena itu, remaja tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, kemampuan berpikir kritis, dan kecakapan dalam menyaring informasi.
Ia menilai keberadaan Duta Genre memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengampanyekan berbagai program kependudukan dan pembangunan keluarga kepada kalangan remaja.
“Duta Genre menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan pentingnya pendewasaan usia pernikahan, kesehatan reproduksi, pendidikan, hingga perencanaan kehidupan berkeluarga yang berkualitas,” katanya.
Juanda menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tapin terus berupaya menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa.
“Kita ingin melahirkan generasi muda Tapin yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, wawasan luas, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi semangat dan kemampuan para finalis yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap berbagai isu kepemudaan, kesehatan remaja, serta pembangunan keluarga.
Menurutnya, kualitas para peserta menjadi bukti bahwa Kabupaten Tapin memiliki banyak generasi muda potensial yang dapat menjadi motor penggerak pembangunan di masa mendatang.
“Ini merupakan modal besar bagi Kabupaten Tapin dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Kepada seluruh finalis, baik yang nantinya terpilih maupun belum berhasil meraih gelar Duta Genre, Juanda berpesan agar terus berkarya dan aktif memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.
“Jangan berhenti setelah kompetisi ini. Teruslah menjadi inspirasi dan pelopor perubahan. Masa depan Tapin berada di tangan generasi muda yang sehat, kreatif, inovatif, dan berdaya saing,” pesannya.
Grand Final Duta Genre Tapin 2026 berlangsung semarak dengan berbagai penampilan peserta yang menunjukkan kemampuan public speaking, wawasan kependudukan, serta gagasan inovatif terkait pembangunan keluarga dan pemberdayaan remaja. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Tapin dalam mencetak generasi berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah di masa depan.