TERAS7.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Balangan mengambil suatu cara guna membentuk informasi yang sehat.
Pemerintah daerah kini resmi mengoptimalkan peran 24 Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sebagai benteng pertahanan melawan penyebaran hoaks sekaligus motor penggerak informasi pembangunan.
Cara ini diambil dan dimatangkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Diskominfosan Balangan, Paringin Selatan, baru-baru tadi.
KIM diproyeksikan menjadi jembatan resmi untuk memastikan program pemerintah dan layanan publik tersampaikan secara akurat ke tingkat akar rumput.
Kepala Diskominfosan Kabupaten Balangan, Syaifuddin Tailah menegaskan bahwa keaktifan komunitas ini akan menjadi kunci utama dalam meluruskan berbagai disinformasi yang beredar liar di warga.
“Apabila KIM aktif dalam kegiatannya, tentu perannya sangat besar dalam penyebarluasan informasi dan pelurusan informasi di tengah masyarakat,” ujar Syaifuddin.
Di era digital yang serba cepat, penyaringan informasi menjadi krusial. Saat ini, sebanyak 24 KIM yang tersebar di wilayah Balangan diwajibkan mengemban tiga tugas utama: menerima, menelaah, dan menyebarluaskan informasi.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosan Balangan, Slamet Enggo Widodo menjelaskan bahwa pengelolaan informasi yang sehat di tingkat komunitas akan berdampak langsung pada kualitas literasi masyarakat.
“Apabila informasi yang beredar di masyarakat dikelola dengan baik, maka masyarakat sebagai penerima informasi akan mengonsumsi informasi yang sehat dan bertanggung jawab,” kata Slamet.
Melalui konsolidasi ini, Diskominfosan Balangan menargetkan seluruh jaringan KIM dapat langsung bergerak aktif guna memastikan masyarakat menerima konsumsi informasi yang bersih, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.