Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Hj Fathul Jannah Ajak Masyarakat Kalsel Lestarikan Kebaya dan Sasirangan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Hj Fathul Jannah Ajak Masyarakat Kalsel Lestarikan Kebaya dan Sasirangan

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 23 Juli 2026, 09.31
Share
IMG 20260723 093003
Ketua TP PKK Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin menghadiri Seminar Hari Kebaya Nasional ke-3 Tahun 2026 di Banjarmasin. (Foto:Biro Adpim Pemprov Kalsel)
SHARE

TERAS7.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin, mengajak masyarakat terus melestarikan kebaya dan kain sasirangan sebagai identitas budaya yang menjadi kebanggaan bangsa sekaligus ciri khas Banua.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Peringatan Hari Kebaya Nasional ke-3 Tahun 2026 di Hotel Roditha, Banjarmasin, Selasa (21/07/2026) pagi.

Pada kesempatan itu, Hj Fathul Jannah tampil anggun mengenakan kebaya berwarna biru tua yang dipadukan dengan kain sasirangan khas Kalimantan Selatan. Perpaduan tersebut menjadi simbol kecintaan terhadap budaya sekaligus mencerminkan identitas perempuan Indonesia yang tetap berakar pada kearifan lokal.

Seminar yang digelar hasil kolaborasi TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Dekranasda, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan itu diikuti berbagai organisasi perempuan se-Kalimantan Selatan, termasuk TP PKK kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Hj Fathul Jannah mengatakan Hari Kebaya Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap kebaya sebagai warisan budaya bangsa yang sarat nilai sejarah, karakter, dan jati diri perempuan Indonesia.

Baca juga :

Ikuti Lomba Posyandu Siklus Hidup, Pemdes Belayung Baru Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan

Ikuti Bimtek Kader Posyandu, Pemdes Banua Hanyar Dorong Pelayanan Lebih Optimal

Desa Mekar Raya Kabupaten Banjar Perkuat Kapasitas Kader Posyandu

“Hari Kebaya Nasional menjadi momentum bagi kita untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kebaya sebagai salah satu identitas budaya bangsa. Kebaya bukan hanya busana, tetapi juga simbol keanggunan, kesopanan, ketangguhan, dan jati diri perempuan Indonesia yang harus terus kita jaga, lestarikan, dan wariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat Kalimantan Selatan, kebaya memiliki makna yang semakin istimewa ketika dipadukan dengan kain sasirangan sebagai wastra khas Banua.

Menurutnya, perpaduan tersebut tidak hanya menghadirkan keindahan dalam berbusana, tetapi juga memperkuat identitas Kalimantan Selatan di tengah perkembangan zaman.

“Di Kalimantan Selatan, kebaya dapat dipadukan dengan kain sasirangan sebagai ciri khas daerah. Perpaduan ini tidak hanya melestarikan budaya kita, tetapi juga memperkuat identitas Kalimantan Selatan di tengah dinamika perkembangan zaman,” katanya.

Hj Fathul Jannah menambahkan, penetapan Hari Kebaya Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023 serta pengakuan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO menjadi pengingat bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga dan melestarikannya.

Ia berharap seminar tersebut dapat menambah pemahaman masyarakat mengenai sejarah, makna, serta ragam kebaya sehingga tetap relevan dikenakan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang dikandungnya.

Selain itu, pelestarian kebaya dan sasirangan juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang fesyen dan kriya berbasis budaya lokal.

“Kami berharap momentum Hari Kebaya Nasional ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin bangga mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan. Dengan demikian, kebaya tidak hanya menjadi warisan yang dikenang, tetapi juga budaya yang terus hidup dan berkembang bersama masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar kebaya yang menghadirkan perancang busana sekaligus pengamat mode, Hj Kathrin Ambarsari, serta ditutup dengan fashion show yang menampilkan perwakilan organisasi perempuan se-Kalimantan Selatan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
WhatsApp Image 2026 09 05 at 09.32.47 1024x575 1
Bupati Tanah Bumbu Minta Pejabat Pengawas Pangkas Proses Kerja yang Berbelit
7 September 2026, 16.35

You Might Also Like

Ikuti Lomba Posyandu Siklus Hidup, Pemdes Belayung Baru Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan

Ikuti Bimtek Kader Posyandu, Pemdes Banua Hanyar Dorong Pelayanan Lebih Optimal

Desa Mekar Raya Kabupaten Banjar Perkuat Kapasitas Kader Posyandu

Disperkim Kalsel Dorong Hunian Layak dan Lingkungan Sehat di Momen Hari Habitat Sedunia 2026

9 Kendaraan Terbalik Dalam Dua Bulan, Drainase di Jalan Trikora Akan Dievaluasi

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?