TERAS7.COM – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan menghadirkan inovasi pelayanan SIJEMPOL PERTAMA (Sistem Jemput Bola Perencanaan Tanggung Jawab Bersama) sebagai upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah agar lebih efektif, terintegrasi, dan tepat sasaran.
Melalui inovasi tersebut, Bapperida mengubah pola pendampingan penyusunan dokumen perencanaan dari yang sebelumnya bersifat pasif menjadi sistem jemput bola dengan mendatangi langsung seluruh perangkat daerah di Kabupaten Balangan.
Kepala Bapperida Kabupaten Balangan, H. Rakhmadi Yusni, mengatakan inovasi ini lahir dari evaluasi terhadap berbagai kendala yang masih dihadapi perangkat daerah, seperti keterlambatan penyusunan Rencana Kerja (Renja) maupun laporan kinerja E-SAKIP yang berdampak pada sinkronisasi program pembangunan.
“Perencanaan pembangunan yang berkualitas tidak dapat terwujud hanya melalui koordinasi administratif. Diperlukan pendampingan secara langsung agar setiap perangkat daerah memperoleh pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan pembangunan,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Melalui SIJEMPOL PERTAMA, tim Bapperida memberikan pendampingan secara langsung kepada perangkat daerah dalam penyusunan dokumen Renja, membantu penyelesaian berbagai kendala teknis, hingga memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
Menurut Rakhmadi, pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas dokumen perencanaan sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.
Ia menambahkan, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi melalui pelayanan yang lebih responsif dan kolaboratif.
“Kami berharap SIJEMPOL PERTAMA mampu memperkuat budaya kolaborasi antarpemangku kepentingan sehingga setiap program pembangunan dapat direncanakan secara lebih terintegrasi, dilaksanakan secara akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Balangan,” pungkasnya.