Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 8 Agustus 2026, 18.23
Share
IMG 20260808 121847 1
Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari SE saat mengunjungi rumah Nana, janda dua anak yang terancam penggusuran. (Foto: Ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Konflik sengketa lahan yang mengancam rumah Nana (32) di Jalan Kasturi 2, Tambak Langsat, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, mulai berdampak pada kondisi psikologis anak.

Situasi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dan pendampingan agar tumbuh kembang anak tidak terganggu akibat konflik yang berkepanjangan.

Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari, SE mengatakan, kunjungan langsung ke rumah Nana dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap warga di daerah pemilihannya.

Menurutnya, sebagai anggota DPRD dapil Landasan Ulin, pihaknya perlu hadir untuk berdiskusi langsung dengan Nana sekaligus mengupayakan langkah yang dapat diberikan pemerintah kota serta memberikan dukungan moral kepada keluarga tersebut.

“Jadi sebagai anggota DPRD dapil Landasan Ulin, kita melakukan kunjungan langsung untuk bisa berdiskusi dengan korban dan kemudian termasuk juga mengupayakan langkah-langkah yang bisa kita berikan dari pemerintah kota dan juga memberikan dukungan moral sebagai anggota DPRD perwakilan dari Landasan Ulin,” ujarnya, Sabtu (08/08/2026).

Baca juga :

Ribuan Santri Balangan Terima Bantuan Pendidikan dari Bupati Abdul Hadi

Buka Lomba Mancing HUT ke-81 RI, Lisa Halaby Lontarkan Candaan: Kalau Tak Ada Acara, Ulun Ikut

Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa

Emi menilai perhatian tersebut penting karena Nana merupakan warga Landasan Ulin yang tengah menghadapi persoalan rumah dan lahan. Terlebih, dari sisi hukum Nana sudah mendapatkan pendampingan dari kuasa hukum, sehingga perhatian DPRD juga diarahkan pada aspek kemanusiaan, khususnya kondisi anak.

“Karena memang posisi korban ini sebagai warga Landasan Ulin, nah tentunya kita sebagai anggota DPRD dapil Landasan Ulin harus segera mungkin untuk memperhatikan persoalan masyarakat untuk hadir dan kemudian memberikan dukungan, termasuk mengupayakan hal-hal untuk solusi, termasuk pendampingan anak itu yang paling penting,” katanya.

“Karena memang dari sisi hukum sudah ada pengacara yang memberikan pendampingan,” lanjutnya.

IMG 20260808 113849
Emi Lasari menaruh perhatian terhadap kondisi psikologis anak Nana di tengah konflik sengketa lahan. (Foto: Ariandi)

Emi menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menghadirkan pendampingan, termasuk psikolog anak.

“Dengan situasi persoalan rumah dan lahan yang sedang dihadapi Ibu Nana ini, memang mengganggu perkembangan psikologis anak. Karena itu kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pendampingan, termasuk menghadirkan psikolog anak agar tumbuh kembang mereka tidak terganggu,” ujarnya.

Menurut Emi, pendampingan terhadap Nana dan anaknya akan terus dilakukan, termasuk pemantauan terhadap kebutuhan keluarga tersebut.

Adapun untuk kondisi pendidikan anak Nana, Emi mengungkapkan bahwa dari hasil komunikasi sementara masih berjalan dengan baik.

“Dari sisi pendidikan masih berjalan dengan lancar. Tapi tetap, ke depan akan terus kita pantau dan dampingi,” katanya.

Apabila nantinya terjadi kemungkinan terburuk dan rumah tersebut harus dikosongkan, Emi menegaskan akan mengupayakan agar Nana mendapat bantuan sewa rumah dari pemerintah kota.

“Kalau memang nanti harus mengosongkan rumah, kita akan bantu mendorong agar difasilitasi sewa rumah. Karena pemerintah kota itu memiliki program bantuan sewa rumah,” jelasnya.

Selain mengupayakan pendampingan bagi keluarga Nana, Emi menyebut DPRD juga akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui jalur kelembagaan. Menurutnya, kasus yang dialami Nana bukan satu-satunya, melainkan ada sekitar empat hingga lima warga lain yang menghadapi persoalan serupa.

“Kasus seperti yang dialami Ibu Nana ini tidak hanya satu. Ada sekitar empat sampai lima warga yang mengalami persoalan serupa, sehingga nanti akan dikomunikasikan secara kelembagaan melalui komisi yang membidangi,” ujarnya.

IMG 20260808 122415
Nana, Pemilik Rumah yang terancam digusur (tengah), bersama dua Kuasa Hukumnya (kanan-kiri), Yanto dan Rahmatullah. (Foto: Ariandi)

Sementara itu, kuasa hukum Nana dari Law Firm Nusantara Borneo, Yanto mengatakan, pihaknya saat ini masih mengumpulkan berbagai bukti terkait sengketa lahan tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya praktik mafia tanah.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti. Apabila nantinya ditemukan indikasi adanya praktik mafia tanah, tentu akan kami laporkan. Fokus kami saat ini adalah memastikan perlindungan terhadap Ibu Nana dan kedua anaknya,” ujarnya.

Yanto juga mengapresiasi perhatian DPRD Banjarbaru yang dinilai cepat merespons persoalan tersebut melalui koordinasi dengan berbagai pihak.

Ia memastikan, komunikasi terus dilakukan bersama DPRD, pihak kelurahan, kecamatan, dan instansi terkait agar persoalan tersebut dapat ditangani secara menyeluruh.

Kuasa hukum lainnya, Rahmatullah menegaskan, pihaknya akan mengawal kepastian hukum kepemilikan lahan Nana hingga tuntas, termasuk menempuh jalur pidana maupun perdata apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.

“Kami akan mengawal kepastian hukum kepemilikan Ibu Nana. Jika ada unsur pidana, akan kami tempuh jalur pidana, dan untuk kepastian kepemilikannya akan kami perjuangkan melalui pengadilan,” tegasnya.

Sengketa lahan yang dihadapi Nana bermula setelah muncul pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan tempat rumah yang ditempatinya berdiri dan meminta rumah tersebut dikosongkan.

Padahal, menurut Nana, almarhum suaminya, Nur Hamid membeli tanah berukuran 7 x 32 meter itu pada 2019 dengan pembayaran dilakukan secara bertahap hingga lunas, dan selama bertahun-tahun tidak pernah muncul persoalan kepemilikan.

Persoalan ini pun semakin menjadi sorotan, karena rumah yang menjadi satu-satunya tempat tinggal bagi Nana dan kedua anaknya itu, sebelumnya diketahui sempat direnovasi melalui bantuan Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260714 011514
Kejagung Hentikan Pengumpulan Data Terkait Permasalahan MBG di Seluruh Indonesia
14 Juli 2026, 06.59
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
IMG 20260711 WA00061
Sinergi Kebangsaan Perlindungan Konsumen: Kuatkan Peran LPKSM dan 29 Kementerian/Lembaga Lewat Inovasi Digital
11 Juli 2026, 13.50

You Might Also Like

Ribuan Santri Balangan Terima Bantuan Pendidikan dari Bupati Abdul Hadi

Buka Lomba Mancing HUT ke-81 RI, Lisa Halaby Lontarkan Candaan: Kalau Tak Ada Acara, Ulun Ikut

Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa

Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Diproyeksikan Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru

Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?