TERAS7.COM – Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyalurkan bantuan pendidikan kepada 535 santri asal Kabupaten Balangan yang menempuh pendidikan di pondok pesantren sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) berbasis pendidikan keagamaan, Jumat (07/08/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada 378 santri di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin, Desa Binjai Punggal, Kecamatan Halong, serta 157 santri asal Balangan yang sedang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Abdul Hadi mengatakan, program bantuan pendidikan santri tidak hanya menyasar santri yang belajar di dalam daerah, tetapi juga mereka yang menempuh pendidikan di luar kabupaten, luar provinsi, hingga luar negeri, seperti Yaman dan Mesir.
“Di pondok pesantren, anak-anak tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan umum, tetapi juga diberikan pelajaran ilmu agama dan dibina akhlaknya. Kedua ilmu ini sama-sama penting untuk mencetak SDM Balangan yang berkualitas unggul, cerdas, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia menegaskan, perhatian terhadap pendidikan pesantren merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan dalam membangun generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter dan akhlak yang kuat.
Program tersebut mendapat apresiasi dari kalangan pesantren. Mewakili pimpinan Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Halong, Rizali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian pemerintah daerah terhadap para santri melalui bantuan pendidikan.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Rakha Amuntai, KH Rif’an Syafruddin. Ia mengaku terharu karena santri, santriwati, maupun mahasiswa asal Balangan yang belajar di Rakha turut mendapatkan bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Balangan.
“Alhamdulillah, kami masih dalam suasana haru karena anak-anak kami, khususnya yang berasal dari Balangan, baik santriwati, santri, maupun mahasiswa semuanya mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Balangan. Mereka beruntung memiliki pemimpin yang sangat peduli dengan dunia pendidikan, khususnya pendidikan pesantren dan keislaman,” ungkapnya.
Ia juga mendoakan agar program bantuan pendidikan santri tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi muda Balangan.