TERAS7.COM – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di SD Negeri Mantimin 1, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, mencapai 82 persen dengan kategori baik.
Hasil tersebut terungkap dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar SD Negeri Mantimin 1, Rabu (19/8/2026). Forum tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terhadap standar dan kualitas pelayanan sekolah.
Penelaah Teknis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Mirawaty, menegaskan pihaknya mendukung pelaksanaan FKP sebagai wadah bagi sekolah untuk mendengar langsung masukan dari masyarakat.
“Dinas Pendidikan sangat mendukung forum konsultasi publik hari ini karena sekolah yang maju adalah sekolah yang mendengar masukan, saran dan kritik. Dinas Pendidikan siap menindaklanjuti hasil dari FKP hari ini,” ujar Mirawaty.
Menurutnya, forum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda formalitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan pendidikan di tingkat sekolah.
Ia berharap seluruh masukan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan demi kepentingan peserta didik serta kemajuan pendidikan di daerah.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Mantimin 1, Muriatun Nikmah, mengatakan FKP digelar untuk mengenalkan sekaligus meninjau standar pelayanan yang diterapkan sekolah.
“Pelayanan yang ada di SD Negeri Mantimin 1 yaitu legalisir ijazah, SPMB, mutasi masuk siswa dan mutasi siswa keluar,” kata Muriatun.
Dalam pemaparannya, Muriatun menyampaikan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap pelayanan SD Negeri Mantimin 1 mencapai 82 persen dan masuk kategori baik.
Meski memperoleh predikat tersebut, ia menilai peningkatan kualitas pelayanan tetap membutuhkan dukungan serta kerja sama dari masyarakat.
Pelaksanaan FKP di SD Negeri Mantimin 1 juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi dua arah antara sekolah, pemerintah dan masyarakat. Selain menyerap masukan, forum tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
Dengan adanya forum tersebut, Disdikbud Balangan berharap berbagai masukan masyarakat tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui perbaikan pelayanan di sekolah.