TERAS7.COM – Upaya pencarian korban KMP (Kapal Motor Penyeberangan) Virgo Transport 8 melalui bawah air menghadapi kendala.
Arus di sekitar lokasi tenggelamnya kapal disebutkan mencapai 6,8 knot sehingga penyelaman tidak dapat dilanjutkan.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra mengatakan, dua tim penyelam TNI Angkatan Laut telah diterjunkan untuk mencoba melakukan pencarian bawah air.
Dua tim tersebut terdiri dari personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba) TNI Angkatan Laut.
Namun kata Danlanal Banjarmasin, kondisi arus di bawah permukaan menjadi kendala bagi penyelam.
“Arus di dalam air mencapai 6,8 knot yang tidak mudah untuk melaksanakan penyelaman,” ujar Galih.
Sementara itu, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan, kondisi tersebut berada jauh di atas batas rekomendasi untuk pelaksanaan penyelaman.
Menurutnya, penyelaman direkomendasikan dilakukan ketika kecepatan arus berada di bawah 1,5 knot. Karena kondisi di lokasi mencapai lebih dari 6 knot, tim yang telah diarahkan ke titik pencarian akhirnya ditarik kembali.
Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan apakah operasi bawah air dapat dilanjutkan.