TERAS7.COM – Ikan tidak hanya diolah sebagai lauk, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi beragam produk pangan bernilai tambah.
Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam Sekolah Pangan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Perikanan di Aula Kantor Desa Setarap, Kecamatan Satui, Selasa (22/09/2026).
Mengangkat tema “Beraksi Makan Ikan untuk Generasi Emas”, kegiatan tersebut diikuti pelaku UMKM, pengurus PKK desa se-Kecamatan Satui, serta penyuluh perikanan yang aktif mendampingi pengolah hasil perikanan.
Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti praktik membuat berbagai olahan ikan sebagai bagian dari pembelajaran diversifikasi produk.
Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu Andi Anwar Sadat melalui Kepala Bidang P2HP Rahmiwati Zulfah mengatakan, Sekolah Pangan menjadi wadah pembinaan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan produk olahan perikanan.
Pembinaan tersebut mencakup peningkatan mutu produk, keamanan pangan, standar higienis hingga strategi pemasaran, sehingga produk olahan ikan tidak hanya beragam, tetapi juga memiliki kualitas dan daya saing.
Melalui praktik diversifikasi, pelaku usaha didorong untuk melihat ikan sebagai bahan baku yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk dengan nilai tambah.
Upaya tersebut juga diharapkan membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk menciptakan produk olahan yang lebih inovatif sesuai potensi perikanan lokal dan kebutuhan pasar.
Materi dan praktik dalam kegiatan ini turut didukung Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan ULM Banjarbaru. Salah satunya melalui materi inovasi olahan ikan yang disampaikan Dr Ir Kartikasari.
Selain memperluas variasi produk, pengembangan olahan ikan juga diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro dan kecil berbasis potensi perikanan daerah.
Melalui Sekolah Pangan, Pemkab Tanah Bumbu terus mendorong pelaku UMKM dan masyarakat mengembangkan ikan menjadi produk olahan yang lebih beragam, inovatif, aman, dan memiliki nilai ekonomi.