TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendorong pemanfaatan ikan sebagai bagian dari pangan bergizi untuk mendukung upaya pencegahan stunting sejak dari keluarga.
Pesan tersebut menjadi salah satu materi dalam Sekolah Pangan yang digelar Dinas Perikanan Tanah Bumbu di Aula Kantor Desa Setarap, Kecamatan Satui, Selasa (22/09/2026).
Mengangkat tema “Beraksi Makan Ikan untuk Generasi Emas”, kegiatan tersebut diikuti pelaku UMKM, pengurus PKK desa se-Kecamatan Satui, serta penyuluh perikanan.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Perikanan Andi Anwar Sadat yang disampaikan Kepala Bidang P2HP Rahmiwati Zulfah menegaskan, Sekolah Pangan tidak hanya diarahkan pada pengembangan usaha, tetapi juga peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pangan yang aman dan bergizi.
Pemanfaatan ikan menjadi salah satu bagian yang didorong karena dapat dikembangkan menjadi beragam pangan bergizi bagi keluarga.
Materi mengenai pencegahan stunting disampaikan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan ULM Banjarbaru. Dr Indira Fitriyani membawakan materi “Cegah Stunting Dimulai dari Rumah” dengan menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi sejak 1.000 hari pertama kehidupan.
Sementara Dr Ir Kartikasari membahas inovasi olahan ikan sebagai salah satu solusi dalam mendukung pencegahan dan penanganan stunting.
Materi tersebut diperkuat dengan pembahasan mengenai peran ibu dalam ketahanan pangan keluarga yang disampaikan Dr Ir Rita Khairina.
Melalui pembinaan tersebut, keluarga didorong untuk lebih memahami pentingnya pemenuhan pangan bergizi sekaligus memanfaatkan potensi ikan yang tersedia sebagai bahan pangan keluarga.
Pemkab Tanah Bumbu berharap edukasi dan keterampilan yang diperoleh melalui Sekolah Pangan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga konsumsi pangan bergizi berbasis ikan semakin berkembang dan turut mendukung upaya pencegahan stunting.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas melalui pemenuhan gizi yang dimulai dari lingkungan keluarga.