TERAS7.COM – Sosialisasi Kelurahan Layak Anak di Aula Kelurahan Mentaos, Kota Banjarbaru, Senin (16/9) dihadiri oleh Ketua P2TP2A Intan Idaman Banjarbaru, Hj. Ririen Nadjmi Adhani yang didampingi Kadisdalduk KB PMP & PA, Puspa Kencana dan udangan lainnya. Narasumber dari sosialisasi ini, selain Ketua P2TP2A Intan Idaman Banjarbaru, juga dari Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru.
Kadisdalduk KB PMP & PA Kota Banjarbaru, Puspa Kencana menyampaikan, bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya sosialisasi Kelurahan Layak Anak ini merupakan salah satu dari indikator untuk menuju Kota Layak Anak. “Karena menuju Kota Layak Anak harus dimulai dari Kelurahan Layak Anak dan Kecamatan Layak Anak,” tambahnya.
Puspa mengharapkan, setelah sosialisasi ini para peserta dapat mengerti dan juga berbagi ilmu dengan tetanga tentang seberapa pentingnya hak-hak anak.

Di tempat yang sama, Ketua P2TP2A Intan Idaman Banjarbaru, Hj. Ririen Nadjmi Adhani mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menambah indikator menuju Kota Layak Anak, namun masih banyaknya ditemukan ataupun dilihat iklan rokok, sedangkan indikator menuju Kota Layak Anak harus bebas rokok.
“Bagaimana kita bisa menyikapinya agar bisa mengurangi iklan rokok untuk bisa mencapai Kota Layak Anak yang sesuai dengan indikator menuju Kota Layak Anak, diperlukan kerjasama dengan semua pihak-pihak terkait,” ucapnya.
Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) adalah pusat kegiatan terpadu yang menyediakan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan di Kota Banjarbaru Secara Gratis, meliputi : Pelayanan Informasi, Konsultasi psikologis dan hukum, Pendampingan dan advokasi, dan Rumah Aman (shelter) dengan rujukan.