TERAS7.COM – Terkait dengan adanya isu kurang sedap yang beredar di Facebook terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru mengenai penanganan Karhutla di kawasan Pengayuan Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, membuat Kalakhar BPBD Kota Banjarbaru, Suriannor Ahmad, angkat bicara.
Isu kurang sedap itu menyebutkan, bahwa BPBD Kota Banjarbaru tidak berada di lapangan ketika petugas gabungan lainnya berupaya memadamkan Karhutla di tempat yang telah disebutkan.
Menyikapi hal tersebut, Suriannor menyampaikan kepada sejumlah awak media, Senin (24/9) bahwa BPBD Kota Banjarbaru langsung mengadakan pertemuan dengan pihak Damkar Swasta di Kota Banjarbaru. Kemudian, dari hasil pertemuan ini, kata Suriannor, pihak Damkar Swasta tidak mengetahui bahwa ada kabar kurang sedap tersebut dan mereka pun juga sudah mengklarifikasi bahwa keadaan di lapangan tidak seperti yang disebutkan.
“BPBD Kota Banjarbaru dalam menangani Karhutla di Banjarbaru, bukan hanya fokus di satu titik saja, namun juga di banyak tempat lainnya dalam waktu yang bersamaan,” kata Suriannor.
Suriannor juga menyampaikan, sebagaimana arahan Walikota Banjarbaru, penanganan Karhutla sudah ditindaklanjuti secara maksimal. Ketika berada di lapangan, ujarnya, BPBD Kota Banjarbaru bekerjasama dengan masyarakat, TNI-Polri, dan juga Masyarakat Peduli Api (MPA).
“Rekan-rekan media bisa melihat keberadaan kami di lapangan seperti apa, kami sudah maksimal dalam penanganan Karhutla ini,” kata Suriannor.
Dalam upaya menangani Karhutla, BPBD Kota Banjarbaru juga dibantu oleh Barisan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang bertugas sesuai zonasi/daerahnya masing-masing, baik Damkar Pemko Banjarbaru maupun Damkar Swasta. Bahkan, DLH dan Disperkim Kota Banjarbaru, kata Suriannor, juga ikut turun ke lapangan.
Menurutnya, berbagai macam masukan walaupun tidak bagus, tetap direspon, disikapi, dan dikoordinasikan. “Begitu pula dari pihak Damkar Swasta, mereka siap mem-back up apapun garis komando dari BPBD Banjarbaru,” pungkasnya.