TERAS7.COM – Mewujudkan Banjarbaru terang, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) kota Banjarbaru targetkan minimal 1000 Penerang Jalan Umum (PJU) di tahun 2020 terbangun.
Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk serta maraknya pembangunan perumahan dan permukiman serta akses jalan baru di kota Banjarbaru, sehingga juga banyaknya permintaan masyarakat untuk pengadaan PJU.
Berdasarkan hal itu serta upaya untuk menjadikan Banjarbaru yang berjuluk kota Idaman ini sebagai kota dengan hunian yang nyaman, maka Disperkim Kota Banjarbaru pun menargetkan pembangunan PJU tahun 2020 akan diadakan sebanyak 1000.
“Maka dari itu tahun depan kita minimal mencapai 1000 PJU terpasang, dan ini bagian dari menuju Banjarbaru terang,” ujar Endro Siswanto Kasi PJU Disperkim Banjarbaru, pada Rabu (20/11).
Sejak tahun 2016, pengadaan PJU memang mengalami peningkatan, hingga setiap tahunnya Disperkim selalu membangun 1000 PJU. Ditargetkan untuk tahun 2020 pembangunan PJU lebih dari 1000.
Sementara untuk jenis PJU Disperkim kini juga sedang mengubah jenis lampu sodium menggantikannya dengan lampu LED, selain terang ucap Endro juga lebih hemat penggunaan anggarannya.
“Kalau PJU jenis sodium bisa sampai 150 Watt per bijinya, tetapi kalau jenis LED bisa menghemat anggaran karena hanya 80 Watt perbiji dan juga lebih terang,” jelasnya.
Namun, kedua jenis lampu ini memang memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, kalau lampu sodium dengan warna kuning memiliki kelebihan cahaya yang mampu menembus kabut tetapi memiliki watt lebih tinggi, sedangkan LED memiliki cahaya yang lebih kuat dan juga memiliki beban Watt yang ringan.
“Dalam sebulan saja kita membayar biaya PJU kepada PLN hampir mencapai 700 juta, dengan berpindahnya jenis PJU sodium ke LED diharapkan bisa meminimalisir anggaran,” pungkasnya.