Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Sudah 25 Orang Positif, Anak Usia 1,6 Tahun terpapar Covid-19 Di Banjarbaru
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Sudah 25 Orang Positif, Anak Usia 1,6 Tahun terpapar Covid-19 Di Banjarbaru

Maulana
Maulana 27 April 2020, 17.55
Share
DSC06425 scaled
Balai Kota Banjarbaru, Lapangan Dr Murdjani Kota Banjarbaru.
SHARE

TERAS7.COM – Anak berusia 1,6 Tahun di Kota Banjarbaru terpapar Covid-19, Gugus Tugas Kota Banjarbaru Sebut Banjarbaru Sudah pada tingkat level 3 kondisi covid-19.

Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjarbaru, pada Senin (27/04), dari peta sebaran covid-19 kota Banjarbaru mengalami penambahan dua orang, hingga jumlah positif covid-19 sudah sebanyak 25 orang.

Dari data tersebut, infeksi covid-19 sudah menyebar secara merata di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Banjarbaru, bahkan hampir di seluruh kelurahan.

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjarbaru Rizana Mirza mengungkapkan, dari 25 orang yang terinfeksi covid-19, satu diantaranya anak berusia 1,6 Tahun.

WhatsApp Image 2020 04 27 at 17.15.54
Teleconference Tim Gugus Tugas Kota Banjarbaru, Senin (27/04).

Berdasarkan hal itu ia mengatakan, di kota Banjarbaru telah terjadi tingkat penularan yang sudah cukup menghawatirkan.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

“Kalau kita kategorikan Banjarbaru bisa sudah level 3, karena ada anak yang berusia 1,6 Tahun juga terpapar, yakni juga dari keluarganya,” ujarnya saat teleconference bersama awak media yang bertugas di Kota Banjarbaru, pukul 16.00 WITA.

Selain itu, ia menuturkan, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani pagi tadi juga telah melaksakan rapat bersama seluruh camat dan lurah se Kota Banjarbaru, dalam hal persiapan sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang mana kini usulan sudah dikirim ke Kementrian Kesehatan RI Oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

WhatsApp Image 2020 04 27 at 17.15.53
Data Sebaran Covid-19 Kota Banjarbaru, Senin (27/04) Pukul 14.00 WITA.

“Karena dalam penerapannya PSBB perlu tingkat kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi agar mata rantai covid-19 ini bisa teratasi,” tambahnya.

Disamping itu Nadjmi Adhani mengatakan, usulan PSBB Kota Banjarbaru sudah ditanda tangani Gubernul Kalimantan Selatan, yang mana juga telah dikirim ke Kementerian RI untuk disetujui atau tidaknya.

“Biasanya kalau sudah dikirim kita tunggu 2 atau 3 hari jawaban kementrian, apakah disetujuia atau tidak kita tunggu nanti,” katanya.

Saat ditanya sejauh mana kesiapan pemerintah Kota Banjarbaru apa bila PSBB diberlakukan agar penerapannya berhasil, ia menjawab, berkaca dari beberap daerah yang sudah menerapkan PSBB akan menjadi dasar, bahkan daerah yang juga gagal menerapkan PSBB menjadi pertimbangan untuk bagaimana mekanisme penerapa PSBB di Kota Banjarbaru.

Menurutnya PSBB adalah melakukan pembatasan pergerakan orang, diharapkan pergerakan orang akan terbatas dan dilokalisir.

“Sehingga harapannya 14 hari kedepan orang yang sakit itu imunitasnya akan melawan memiliki daya tahan, sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) ini dirumahkan sehingga tidak membawa penyakitnya, kalau dia dirumah diharapkan ia bisa sembuh total karena imunitasnya melawan,” terangnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
1 Review 1 Review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Wahai ASN di Banjarbaru, Sekda Sirajoni Tekankan Profesionalitas Sebagai Garda Pelayanan Publik

Lisa Halaby Dikukuhkan Jadi Bunda PAUD Kota Banjabaru

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?