TERAS7.COM – Di hari ke-2 pemberlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Barito Kuala (Batola), seorang perempuan, usia 28 tahun, berdomisili di wilayah Kecamatan Barambai, dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
Hal itu diketahui dari laporan Jubir Tanggap Darurat Covid-19 Kabupaten Batola, dr Hj Azizah Sriwedari, Hari Minggu, Tanggal 17 Mei 2020, Pukul 13.30 Wita.
“Berdasarkan hasil Pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) terhadap 1 orang OTG (Orang Tanpa Gejala) dengan hasil positif,” kata Azizah.
Pasien baru dengan inisial nama Btl-51 ini, terangnya, merupakan kontak erat dengan pelaku perjalanan ke Gowa Sulawesi Selatan.
“Saat ini, pasien sedang isolasi mandiri di rumahnya. Namun secepatnya akan dirujuk ke fasilitas karantina di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Marabahan,” timpal Azizah.
Dengan tambahan seorang pasien baru yang terkonfirmasi positif ini, kini jumlah pasien positif Covid-19 di Kecamatan Barambai menjadi 14 orang. Posisinya masih berada di bawah Kecamatan Alalak yang masih menjadi kecamatan paling banyak yang mengkonfirmasi pasien Covid-19 dengan jumlah 17 (1 orang meninggal dunia).
Selanjutnya Wanaraya dengan jumlah 11 (2 orang dinyatakan sembuh). Kemudian Rantau Badauh dan Mandastana dengan jumlah masing-masing 4 dan 3. Diakhiri oleh Kecamatan Anjir Pasar dan Tamban dengan jumlah masing-masing 1 orang.

Dari jumlah keseluruhan 51 pasien Covid-19 Batola ini, diketahui 26 di antaranya berjenis kelamin perempuan. Angka ini telah melampaui pasien berjenis kelamin laki-laki yang berjumlah 25 orang.
Azizah, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Batola ini menambahkan, hingga saat ini ada 48 orang pasien Covid-19 Batola yang menjalani isolasi dan perawatan, dengan rincian 25 orang di RSUD Abdul Aziz Marabahan, 2 orang di RSUD Anshari Saleh Banjarmasin, 6 orang karantina di SKB, dan 14 orang karantina di Provinsi.
Ditambah 1 orang pasien baru yang saat ini sedang isolasi mandiri di rumahnya, dan akan segera dirujuk ke fasilitas karantina di SKB Marabahan.
Lebih lanjut, Azizah juga melaporkan perkembangan pantauan jumlah ODP (Orang dalam Pantauan), OTG, dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan).
Saat ini di Batola masih terdapat 15 ODP. Paling banyak tersebar di Alalak Semangat Dalam) dengan jumlah 4. Disusul Tabunganen 3. Jelapat 2 (baru 1,lama 1). Diikuti oleh Cerbon, Rantau Badauh, Mandastana, Wanaraya, Anjir Muara, dan Tamban dengan jumlah masing-masing 1 orang.
Sementara OTG berjumlah 81 orang. Paling banyak tersebar di Kecamatan Alalak dengan jumlah 40 ( Semangat Dalam 24, Berangas 16). Disusul Tabunganen, Mandastana, dan Wanaraya dengan jumlah masing-masing 9, 8, dan 6. Lalu Anjir Pasar dan Tamban dengan jumlah masing-masing 5. Diakhiri oleh Barambai, Bantuil (Cerbon), dan Marabahan dengan jumlah masing-masing 4, 3, dan 1 orang.
Untuk PDP, pungkas Azizah, saat ini ada 2 orang. Masing-masing 1 orang dari Kecamatan Rantau Badauh dan Kecamatan Alalak (Semangat Dalam).