TERAS7.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (18/5), menggelar rapid test massal di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Alalak. Lokasi tersebut yakni: Komplek Anissa Semangat Dalam, Komplek Persada Permai 2 Semangat Dalam, dan
Komplek Papan Kemakmuran Handil Bakti.
Alhasil, dari total keseluruhan 371 orang yang menjalani rapid test, 20 orang di antaranya dinyatakan reaktif.
“Semua yang reaktif, sebanyak 20 orang sudah langsung dilakukan Swab tenggorokan,” kata dr Hj Azizah Sriwedari, selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Batola.
Berikut data hasil rapid test di tiga lokasi dimaksud, sbb:
1. Komplek Anissa Handil Bakti
Diperiksa 82 orang
Hasil Reaktif 0
Non Reaktif 82 orang
2. Komplek Persada Permai Baru II Semangat Dalam
Diperiksa 165 orang
Reaktif 15 orang
Non Reaktif 150 orang
3. Komplek Papan Kemakmuran Semangat Dalam
Diperiksa 124 orang
Reaktif 5 orang
Non reaktif 119 orang
Total jumlah diperiksa 371 orang
Reaktif 20 orang
Non Reaktif 351 orang

Pada kesempatan yang sama, Azizah yang juga menjabat selaku Kepala Dinas Kesehatan Batola ini mengatakan, tidak ada penambahan kasus positif Covid-19.
Dituturkannya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bumi Ije Jela, masih berjumlah 51 orang. Dari 51 orang tersebut, baru 2 orang saja yang dinyatakan sembuh. Sementara 1 orang telah meninggal dunia.
Berikut ke 51 pasien Covid-19 Batola tersebar di beberapa kecamatan: yakni Kecamatan Alalak yang masih menjadi kecamatan paling banyak yang mengkonfirmasi pasien Covid-19 dengan jumlah 17 (1 orang meninggal dunia). Disusul Kecamatan Barambai dengan jumlah 14 orang.
Selanjutnya Wanaraya dengan jumlah 11 (2 orang dinyatakan sembuh). Kemudian Rantau Badauh dan Mandastana dengan jumlah masing-masing 4 dan 3. Diakhiri oleh Kecamatan Anjir Pasar dan Tamban dengan jumlah masing-masing 1 orang.
Saat ini, terang Azizah, di Batola masih terdapat 2 orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Masing-masing 1 orang dari Kecamatan Rantau Badauh dan Kecamatan Alalak (Desa Semangat Dalam).
Sementara itu, lanjut orang nomor satu di jajaran Dinas Kesehatan Batola ini, hingga kini di Batola masih terdapat 15 ODP (Orang Dalam Pantauan).
Paling banyak tersebar di Alalak (Semangat Dalam) dengan jumlah 4. Disusul Tabunganen dengan jumlah 3. Jelapat 2. Diikuti oleh Cerbon, Rantau Badauh, Mandastana, Wanaraya, Anjir Muara, dan Tamban dengan jumlah masing-masing 1 orang.
Untuk OTG (Orang Tanpa Gejala) berjumlah 80 orang. Paling banyak tersebar di Kecamatan Alalak dengan jumlah 40 ( Semangat Dalam 24, Berangas 16). Disusul Tabunganen, Mandastana, dan Wanaraya dengan jumlah masing-masing 9, 8, dan 6. Lalu Anjir Pasar dan Tamban dengan jumlah masing-masing 5. Diakhiri oleh Barambai, Bantuil (Cerbon), dan Marabahan dengan jumlah masing-masing 3, 3, dan 1 orang.