Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Seluruh Desa di Simpur Larang Masuk Orang Luar Pencari “Maya”
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Seluruh Desa di Simpur Larang Masuk Orang Luar Pencari “Maya”

Salma Septiani
Salma Septiani 21 November 2020, 19.54
Share
20201121 195419
Seluruh Desa di Kecamatan Simpur, Kabupaten HSS Untuk Sementara Waktu Melarang Orang Luar Masuk Mencari Porang (sumber : Salma Septiani/teras7.com)
SHARE
TERAS7.COM – Akibat sering terjadinya kasus kehilangan dihampir seluruh desa di Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), warga setempat yang resah terpaksa harus melarang orang luar masuk ke desa mereka untuk sementara waktu.
Dimana kehilangan tersebut berbarengan dengan maraknya orang luar yang sebelumnya masuk ke wilayah mereka dengan tujuan memburu tanaman Porang atau biasa disebut masyarakat dengan Maya.
Tanaman jenis umbi-umbian dari spesies Amorphophallus muelleri ini sendiri diketahui banyak terdapat dihampir seluruh desa di Kecamatan Simpur, bahkan keberadaanya sendiri tumbuh subur di pinggir-pinggir jalan maupun lahan milik warga.
Hal itulah yang menjadi pemicu banyaknya orang luar yang tidak dikenal keluar masuk ke Kecamatan Simpur dengan alasan mencari porang untuk dijual kembali karena harganya yang terbilang tinggi.
Menurut Kepala Desa Ulin Kecamatan Simpur, Taufiqurrahman mengatakan maraknya orang luar masuk ke desa mereka terjadi sejak bulan Oktober lalu, namun sayangnya kedatangan orang luar tersebut malah menjadi keresahan warga seiring meningkatnya kasus kehilangan di tempat tinggal mereka.
“Kita bukannya suudzon kepada orang luar yang mencari porang, tetapi disaat mereka mulai ramai datang ditempat kita kebetulan banyak masyarakat sini yang mengalami kehilangan,” ucap Taufiqurrahman saat ditemui di rumahnya, Sabtu (21/11).
Diceritakannya lebih lanjut, kasus kehilangan yang dialami masyarakat berbagai macam, mulai dari harta benda seperti sepeda motor, tabung gas, pakaian yang dijemur hingga hewan peliharaan milik warga pun turut lenyap akhir-akhir ini.
“Keputusan melarang masuk pencari porang yang berasal dari luar ini kita ambil setelah adanya hasil kesepakatan seluruh Kades bersama kecamatan dan pihak kepolisian pada saat rapat koordinasi kemaren,” tuturnya.
Himbauan larangan ini sendiri diakui Taufiq hanya bersifat sementara, hingga keresahan warga hilang dan desa-desa di Kecamatan Simpur kembali kondusif.
“Sekali lagi ini sifatnya sementara, jika situasi desa kami sudah kembali aman dan warga tidak resah lagi maka himbauan itu akan kami cabut, ini kami lakukan semata-mata menghindari terjadinya fitnah dan hal yang tidak dinginkan,” tandasnya.
Sementara itu secara terpisah Kapolsek Simpur, Iptu Teguh Kuatman membenarkan bahwa di wilayah hukumnya dalam beberapa pekan terakhir untuk laporan kasus kehilangan yang sampaikan warga cenderung meningkat.
Bahkan dirinya menghimbau kepada masyarakat luar yang ingin mencari Porang ke Kecamatan Simpur agar sementara waktu dapat menahan diri, terlebih saat ini masih terjadi pandemi Covid-19 yang rentan penularannya.
“Kita kuatir orang luar daerah yang ingin mencari porang ini juga ikut membawa wabah Covid-19, maka dari itu imbauan pelarangan ini juga menjadi alasannya demi kemaslahatan dan kesehatan kita bersama,” imbuhnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Songsong Pilkada 2024, Enam Partai Non Parlemen di HSS Sepakat Berkoalisi

Perkuat Semangat Kebangsaan dan Persatuan, Rifqinizamy Sosialisasi Empat Pilar di Kabupaten HSS

Bertolak ke HSS, Paman Birin Gelorakan Semangat Kemerdekaan di Angkinang

Merdeka Dari Kegelapan, 875 Warga Desa Soren dan Simpur di Kotawaringin Timur Akhirnya Rasakan Listrik PLN

Kadisdikbud Kalsel Tanggapi Perihal Kabupaten HSS Yang Lakukan PTM

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?