TERAS7.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama dengan Polres Tabalong dan Kodim 1008/Tabalong menggelar pelatihan terhadap 60 orang peserta untuk menjadi tracer Covid-19, sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19 di Bumi Sarabakawa.
Pelatihan yang digelar di Aula Pendopo Bersinar Pembataan Tanjung ini, diisi oleh Kasi Survailan dan Imunisasi Dinkes, Kasat Binmas Polres Tabalong dan perwakilan Kodim 1008/Tabalong.
Pada pelatihan tracer kali ini diikuti peserta seperti dari Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri, Palang Merah Indonesia (PMI) dan komunitas-komunitas lainnya.
Kasi Survailan dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Tabalong, Budi Gunawan, mengakui bahwa pihaknya mulai kewalahan melaksanakan tugas dilapangan karena mulai banyaknya pasien kasus positif corona.
Tenaga kesehatan yang dimiliki Dinkes di Puskesmas masih belum cukup melakukan kegiatan tracer ditengah melonjaknya kasus Covid-19.
“Semakin banyak orang yang terkonfirmasi semakin banyak orang yang dicari kontak eratnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Tabalong, AKP Cahyo Pramono, pelatihan tracer sangat penting saat ini karena peningkatan Covid-19 di Tabalong masih terus meningkat bahkan masuk dalam PPKM level 3.
“Mereka yang dilatih nantinya akan membantu tugas Dinkes melakukan tracing di lapangan dengan sistem kerja bersama sama,” sebutnya.
Kemudian, sistem pelaporannya sama menggunakan aplikasi Silacak (Sistem Informasi Pelacakan) dan ditindaklanjuti dengan tracer kelapangan mencari untuk bahan laporan.
“Sehingga semuanya terkontrol dan penanganan Covid tidak mengembang serta tepat sasaran,” jelasnya.
Perwakilan Kodim 1008/Tabalong, Letda Inf. Wanarto, mengaku siap mendukung penuh, yang mana ini ialah upaya bersama untuk menekan laju penyebaran covid-19 di Tabalong.
“Untuk itu perlunya mewujudkan kerjasama yang baik dengan adanya pelatihan ini. Mudahan kita segera bisa menurunkan PPKM level 3 di Tabalong,” tukasnya.