TERAS7.COM – Juru bicara Fraksi Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar Ahmad Sarwani meminta retribusi pengelolaan pasar yang ada mulai menggunakan mekanisme sistem elektronik atau digital.
Hal ini ia sampaikan saat Rapat Paripurna pada Selasa (4/1/2022) yang salah satunya membahas Raperda Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah (PD PBB) Kabupaten Banjar.
Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Banjar M. Rofiqi, Sarwani juga meminta agar seluruh pedagang permanen maupun pedagang kaki lima terdata seluruhnya.
“Selain itu perlu ada penyediaan kartu E-Pasar atau E-Pedagang atau bahasa lainnya nantinya hendaknya menjadi satu program khusus yang harus dilakukan Pemerintah Daerah kedepan,” katanya.
Hal ini sambung Sarwani dapat menjadi bagian dari upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah guna menghindari adanya penyalahgunaan Pendapatan Asli Daerah.
“Dengan adanya sistem elektronik pembayaran iuran retribusi ini diharapkan dapat termonitor secara menyeluruh terkait jumlah para pedagang serta UMKM kita secara keseluruhan di Kabupaten Banjar,” terangnya.
Menanggapi usulan tersebut, Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah mengatakan mengatakan hal tersebut sudah mulai mereka rintis.
“Terima Kasih atas masukan dari fraksi fraksi DPRD Kabupaten Banjar, salah satunya adalah terkait elektronik, dalam hal ini kami sudah merintis, di tahun 2021 ini sudah berjalan dan Insyaallah ini akan terus kita kembangkan sehingga menjadi satu kesempurnaan kita untuk pemberlakuan sistem yang berlaku pembayaran di lingkungan pasar,” ungkapnya
Rusdiansyah juga menjelaskan hal tersebut akan kita lakukan secara bertahap, dimana pihaknya mempelajari hal tersebut dari dinas perdagangan Kota Solo.
“Bahkan mereka baru bisa melaksanakan dengan keseluruhan selama 7 tahun. karena itu perlu waktu untuk penyempurnaan untuk penggunaan digitalisasi di lingkungan pasar, kita berharap semua pedagang benar benar bisa menggunakan digitalisasi ini,” ucapnya
Menurut Rusdiansyah, pihaknya akan mulai melakukan sosialisasi lebih lanjut dan juga menyusun tahapan tahapan yang bagaimana yang perlu kita dahulukan terkait rencana elektronik tersebut.
Salah satu yang ditargetkan untuk jadi percontohan terkait retribusi yang akan menggunakan elektronik adalah Pasar Martapura, khususnya di pertokoan Cahaya Bumi Selamat dan Pasar Plaza Niaga.