Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Limbah Pabrik Tahu di Tuding Cemari Sungai Tonhar dan Sungai Rimba
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Limbah Pabrik Tahu di Tuding Cemari Sungai Tonhar dan Sungai Rimba

Maulana
Maulana 26 November 2018, 23.10
Share
IMG 20181126 WA0028
SHARE

TERAS7.COM – Air sungai Tonhar dan sungai Rimba yang dulunya jernih dan bersih, sekarang berubah keruh berwarna putih susu, berbau dan kotor.

Beberapa pabrik tahu yang beroperasi di Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, diduga melakukan pembungan limbah ke aliran sungai, sehingga masyarakat tidak bisa memanfaatkan air seperti dahulu karena kotor dan bau.

Seperti yang diungkapkan seorang warga Kecamatan Landasan ulin, Umar (60) kepada teras7.com, mengeluhkan limbah pabrik tahu yang mencemari air sungai dan sering terjadi banjir saat hujar.

“Dahulu air sungai masih bisa kita gunakan untuk mandi dan cuci pakaian, namun sekarang sudah kotor dan bau akibat limbah pabrik tahu itu,” ujarnya.

Umar yang sudah belasan tahun tinggal di Landasan Ulin ini juga mengatakan, di lingkungannya juga sering terjadi banjir saat hujan turun, sehingga saat air sungai meluap air korot dan bau masuk kedalam rumah warga sekitar.

Baca juga :

Lestarikan Warisan Nenek Moyang, Bupati Tabalong Buka Festival Budaya Dayak Maanyan Warukin

Luncurkan 4 Inovasi, UPTD BPTPH Tabalong Tuai Apresiasi dan Dirasakan Manfaatnya Oleh Petani

Resmi Ditutup Bupati, BPKAD Keluar Sebagai Juara Minisoccer Antar SKPD se-Tabalong

hal yang sama juga dirasakan oleh Kakek Jawawi yang di dampingi sang istri, dimasa senjanya sangat prihatin dengan kondisi air sungai Rimbah yang sudah tidak lagi bermanfaat bagi masyarakat sekitar, ditambah saat hari hujan yang mengakibatkan sungai meluap hingga air masuk kedalam rumahnya.

“Air kita sekarang kotor, salah satunya akibat limbah tahu yang dibuang ke sungai. Tambah lagi saat proyek bandara itu berjalan, sungai sempat dibabat dan mengakibatkan Landasan Ulin dan sekitarnya yang belum pernah banjir kini sering kebanjiran saat hujan,” cetusnya.

Salah satu pemilik pabrik tahu di Kecamatan Landasan Ulin, H Nor Hamid, saat ingin di konfirmasi mengenai limbah tahu yang meresahkan masyarakat, tidak bisa dijumpai karena sedang tidak ada ditempat.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru Ir Muhammad Apriji pada Kamis (22/10) mengatakan, bahwa pihaknya sudah menerima keluhan masyarakat, tentang beberapa pabrik tahu yang diduga melakukan pembuangan limbah ke sungai yang mengakibatkan sungai menjadi kotor dan bau.

“Kami juga sudah menerima laporan itu, dan sejak tahun 2014 kita juga sudah melakukan kegiatan sosialisasi dan memasang papan himbauan kepada masyarakat sekita, agar tidak membuang kotoran atau limbah ke sungai, serta kita juga melakukan inovasi pemanfaatan limbah tahu yang sekarang masih dalam pembahasan,” ucapnya.

Selain itu, ia melanjutkan, pemerintah kota Banjarbaru juga telah mengupayakan untuk melakukan normalisasi sungai agar kebersihan bisa terjaga.IMG 20181126 WA0029

Ditambahkan oleh Kasi Hukum Evelina Rahmi, beberapa waktu lalu Dinas Lingkungan Hidup juga bekerjasama dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) untuk memanfaatkan limbah tahu menjadi pupuk lawan sawit.

“Ada dua pemanfataan limbah yang kita lakukan bersama dengan BBTKLPP untuk pengembangan teknologi, pertama limbah padat dari tahu yang kita proses menjadi pangan ternak, kedua limbah cair yang kita proses menjadi pupuk tumbuhan sawit,” terangnya.

Namun, Evelina Rahmi melanjutkan, biaya untuk melakukan pengembangan inovasi pemanfaatan limbah tahu tersebut tidak memiliki cost yang cukup, sehingga masih dalam pembahasan di pemerintahan.

“Sungai yang kotor dan bau sebenarnya tidak hanya akibat dari limbah pabrik tahu, namun juga kurangnya kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah mereka ke sungai, yang mana akan berdampak kepada lingkungan mereka juga,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Lestarikan Warisan Nenek Moyang, Bupati Tabalong Buka Festival Budaya Dayak Maanyan Warukin

Luncurkan 4 Inovasi, UPTD BPTPH Tabalong Tuai Apresiasi dan Dirasakan Manfaatnya Oleh Petani

Resmi Ditutup Bupati, BPKAD Keluar Sebagai Juara Minisoccer Antar SKPD se-Tabalong

POINT OPT, Inovasi Digital Tabalong Bantu Petani Kenali Hama dan Penyakit Tanaman

38 Pejabat Administrator Tanah Bumbu Dibekali Strategi Perkuat SDM dan Tata Kelola

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?