Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Sudah 3 Sampai 4 Milyar APBD Untuk Mewujudkan Smart City, Diskominfo Kabupaten Banjar Terkendala
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Sudah 3 Sampai 4 Milyar APBD Untuk Mewujudkan Smart City, Diskominfo Kabupaten Banjar Terkendala

Maulana
Maulana 23 November 2018, 16.35
Share
WhatsApp Image 2018 11 23 at 16.25.40
Farid Soufian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjar
SHARE

TERAS7.COM – Memasuki era industri 4.0 Indonesia memiliki tantangan baru, baik di tatanan pemerintahan maupun sosial masyarakatnya, mengingat perkembangan teknologi dan informatika dunia yang semakin pesat, dimanfaatkan untuk mencipatak kota cerdas yang terkonsep dalam program smart city.

Smart city merupakan wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari, dengan tujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menjadikan sebuah kota yang mampu memanfaatkan teknologi sebagai kegiatan sehari hari memang tidaklah mudah, beberapa kendala juga mesti dihadapi oleh pemerintah, memberikan pemahaman kepada publik bahwa kehadiran teknologi adalah untuk mempermudah kita dalam melakukan komunikasi dan memperoleh informasi, namun tidak semua masyarakat memahaminya.

Seperti yang diungkapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Banjar mengeluhkan beberapa kendala dalam penerapan program smart city yang dipengaruhi beberapa faktor, seperti anggaran yang terbatas, koneksi jaringan yang lemah, jangkauan server dengan jarak yang cukup jauh mengakibatkan akses terganggu, serta SDM yang tidak memadai dan kurangnya pemahaman ASN tentang program smart city.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bajar Farid Soufian mengatakan, upaya penerapan program smart city Kabupaten Banjar diketahui baru dimulai pada tahun 2018,  dari 30 SKPD yang ada di pemerintah Kabupaten Banjar, 15 diantaranya sudah terkoneksi dalam satu server.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Kader PKK Tapin Terima Rumah Layak Huni, Pengabdian di Masyarakat Berbuah Perhatian Pemerintah

Andi Rudi Latif Dorong Produk Unggulan Tanah Bumbu Berdaya Saing Global

“Disetiap SKPD kita akan buatkan satu aplikasi untuk mengakses data dengan mudah, server jaringan serta mengkoneksikan jaringan yang tersambung ke data center, nanti data yang dimasukan oleh SKPD bisa terintegrasi dalam server center,” ucapnya.

Untuk menerapkan smart city di Kabupaten Banjar tidaklah mudah, luas wilayah Kabupaten Banjar dan jarak SKPD dengan data center yang cukup jauh akan mengakibatkan gangguan akses, yang mana solusi yang diambil adalah membangun jaringan melalui tower radio dan kabel penghubung anrata ADKP dengan cata center.

Sementara ini beberapa SKPD yang sudah menerapkan smart citi di Kabupaten Banjar, diantaranya RSUD Ratu Zalecha, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Selai itu, Farid melanjukan, untuk membangun jaringan koneksi mewujudkan smart city di Kabupaten Banjar sangat memerlukan perangkat lunak  seperti kabel, komputer dan pasilitas lainnya dengan angaran yang cukup banyak.

“Kalau kita lihat seperti di malang, surabaya dan daerah lainnya, untuk membangun smart city menghabiskan anggaran sebesar 15 milyar, namun kita menyadari daerah kita memiliki anggrana yang terbatas, kita tetap berjalan pelan namun pasti,” terangnya.

Farid menyampaikan, Berbagai upaya juga telah dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Banjar untuk mewujudkan smart city, seperti mengadakan bimtek, pelatihan, sosialisasi hingga membeli perangkat pengadaan yang memakan anggraan 3 milyar sampai 4 milyar.

“Sampai hari ini anggaran yang terpakai sudah 3 milayr sampai 4 milyar bersumber dari APBD , sementara bantuan anggrana dari APBN tidak ada, kita berharap semoga target jaringan kita mampu menjangkau kecamatan dan keluranan bisa terwujud, dengan tambahan anggaran di tahun 2019 nanti,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
6 Reviews 6 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Kader PKK Tapin Terima Rumah Layak Huni, Pengabdian di Masyarakat Berbuah Perhatian Pemerintah

Andi Rudi Latif Dorong Produk Unggulan Tanah Bumbu Berdaya Saing Global

Ketua I TP PKK Tapin Siapkan Langkah Lanjutan Usai Sosialisasi Bela Negara

Anggaran Tapin Turun Rp500 Miliar, Wabup Juanda Tekankan Belanja Daerah Harus Tepat Sasaran

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?