Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Jelang Idul Adha, Hewan Ternak di Kalsel Dipastikan Aman dari Penyakit PMK
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Jelang Idul Adha, Hewan Ternak di Kalsel Dipastikan Aman dari Penyakit PMK

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 14 Juni 2022, 18.04
Share
Hewan ternak seperti sapi, kambing, domba sangat dibutuhkan jelang Hari Raya Idul Adha. Kamis (22/06/2023). (Foto : Ariandi)
Hewan ternak seperti sapi, kambing, domba sangat dibutuhkan jelang Hari Raya Idul Adha. Kamis (22/06/2023). (Foto : Ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Ditengah terpaan isu maraknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia, dan menjelang Hari Raya Idul Adha. Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dipastikan masih aman dari penyebaran penyakit yang menyerang hewan ternak, termasuk sapi tersebut.

Kendati demikian, Kalsel tetap harus waspada dengan penyebaran penyakit PMK yang diketahui penularannya sangat cepat tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalsel, Suparmi melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rina Savita mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pencegahan dan pengetatan distribusi masuknya hewan ternak dari luar daerah, demi meminimalisir penyebaran PMK di Kalsel.

20220614 110703
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalsel, Suparmi melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rina Savita. (Foto : Ariandi)

“Kita lebih mengantisipasi di perbatasan-perbatasan jalur pintu masuknya distribusi hewan ternak dari luar, bekerjasama dengan Balai Karantina, setiap akses distribusi mulai dari jalur darat maupun laut, seperti dari daerah Kalteng dan Kaltim itu ada 4 pintu masuk yang diperketat penjagaannya,” terangnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, selama ini Jawa Timur menjadi wilayah yang sering menyuplai hewan ternak ke Kalsel. Namun semejak Jawa Timur masuk menjadi wilayah tertinggi penyebaran PMK, pihaknya sementara menutup suplai hewan dari wilayah tersebut.

Baca juga :

Kabut Asap Picu Kenaikan Kasus ISPA, Dinkes Kalsel Fokus Lindungi Kelompok Rentan

Bincang Santai, Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Harjad ke-76 dan Expo 2026

Percepat Pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Sungai Besar, H Muhidin Salurkan Bantuan Pribadi Rp50 Juta

“Sementara kita tidak memasukkan hewan ternak dari Jawa Timur karena adanya wabah PMK yang merebak disana,” ungkapnya.

Lanjut Rina, PMK sangat cepat menular, sehingga pihaknya masif melakukan survey dan monitoring ke kandang milik peternak guna mencegah penyebaran, dan sekaligus memberikan sosialisasi kepada peternak agar menjaga kebersihan kandang mereka.

“Yang kita lakukan pengecekan ke kandang-kandang, mengecek keadaan hewan ternak, dan sosialisasi agar para peternak melakukan penyemprotan desinfektan, menjaga kesehatan hewan ternak, dan menjaga akses lalu lintas keluar masuk kandang hewan,” ungkapnya.

Untuk hewan ternak yang terjangkit PMK, khususnya Sapi, Rina mengatakan bahwa dagingnya masih diperbolehkan dikonsumsi, dengan catatan saat setelah dipotong, daging harus segera dilakukan perebusan.

Sedangkan, untuk bagian kepala, kaki dan jeroan sapi yang terkena penyakit PMK, dikatakan Rina, tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi.

Menyikapi hal ini, Fahri salah seorang masyarakat mengatakan, pencegahan dan sosialisasi menyangkut PMK sangat penting dilakukan.

Sebab menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan ternak seperti sapi dan kambing menurutnya akan melonjak, oleh karena itu hal tersebut sangatlah penting.

“Penting sekali melakukan pencegahan untuk menghindari penyakit ini, karena kita tahu sendiri, kalau menjelang Idul Adha permintaan hewan ternak seperti sapi dan kambing pasti banyak,” ucapnya.

Gejala penyakit PMK pada setiap jenis hewan bervariasi, namun secara umum, penyakit ini menunjukkan gejala seperti demam tinggi mencapai 39°C selama beberapa hari, tidak mau makan dan terjadi luka atau lepuh pada daerah mulut, termasuk lidah, gusi, pipi bagian dalam dan bibir, dan keempat kakinya pada tumit, celah kuku dan sepanjang coronary bands kuku atau batas kuku dengan kulit.

Sementara untuk masa inkubasi penyakit PMK dari waktu masuknya virus sampai timbul gejala berkisar antara 2-8 hari.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260814 152305
Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Hadir sebagai Ikon Religi Baru Kalimantan Selatan
14 Agustus 2026, 15.26
IMG 20260817 193804
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Jasa Veteran dan Seniman
17 Agustus 2026, 19.43
23af2781 1846 4430 a6f8 38bcdfcd3516
Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?
19 Agustus 2026, 11.28
ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11

You Might Also Like

Kabut Asap Picu Kenaikan Kasus ISPA, Dinkes Kalsel Fokus Lindungi Kelompok Rentan

Bincang Santai, Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Harjad ke-76 dan Expo 2026

Percepat Pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Sungai Besar, H Muhidin Salurkan Bantuan Pribadi Rp50 Juta

Muhidin Resmikan Wisata Bawah Jembatan Barito, Disiapkan Jadi Magnet Wisata Baru Kalsel

Hadiri Bukber Amanah Group, Wagub Kalsel Tekankan Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?