Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Cegah Stunting, Harus Dilakukan Intervensi Gizi Spesifik dan Gizi Sensitif
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Cegah Stunting, Harus Dilakukan Intervensi Gizi Spesifik dan Gizi Sensitif

Teras 7 Official
Teras 7 Official 16 Juni 2022, 16.47
Share
Screenshot 2022 0617 114901
Kegiatan yang berlangsung di Aula Mufakat Setdakab Batola, Kamis (16/06/2022), ini sekaligus menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. (Prokopimda Batola)
SHARE

TERAS7.COM – Dalam upaya percepatan penurunan stunting (anak kerdil) Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) kembali menggelar rembuk stunting.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mufakat Setdakab Batola, Kamis (16/06/2022), ini sekaligus menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.


“Agar percepatan penurunan stunting dapat terwujud maka harus dilakukan intervensi pencegahannya,” tukas Bupati Batola Hj Noormiliyani AS saat membuka acara.


Dalam acara yang juga dihadiri Sekdakab Batola H Zulkipli Yadi Noor, Kadiskes dan Kepala Bappeda Provinsi Kalsel/mewakili, Ketua TP-PKK Batola Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, para Asisten Setdakab Batola, SKPD terkait, dan para camat lokus stunting, Noormiliyani mengutarakan, intervensi untuk pencegahan terdapat dua yakni intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.


Terkait intervensi gizi spesifik, terang bupati wanita pertama di Kalsel ini, berupa tindakan langsung terhadap penyebab dengan memberikan asupan makanan bergizi melalui Program Pemberian Makanan Tambahan Bagi Ibu Hamil dan Balita (Permata Bunda), pencegahan infeksi, penyakit menular dan kesehatan lingkungan yang pengaruhnya mencapai 30 persen terhadap penanganan stunting.

Baca juga :

Wabup Balangan Tekankan Pencegahan Dini Karhutla, Minta Edukasi Masyarakat Diperkuat

Yanti Fauzi Pimpin GOW Balangan Turun ke Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar

Perkuat SDM Keagamaan di Balangan, Abdul Hadi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 535 Santri


Sedangkan intervensi gizi sensitif, lanjut Noormiliyani, melalui program-program kesehatan berupa kegiatan rutin pelayanan dasar bidang kesehatan bagi masyarakat seperti pemberian tablet tambah darah, imuniasi, pemberian ASI ekslusif, PHBS, dan lainnya.


Sedangkan jangka panjangnya melalui program ketahanan pangan, pembangunan tempat tinggal layak, akses sanitasi dan air bersih, bantuan sosial dan jaminan kesehatan, serta program pemulihan ekonomi melalui program padat karya yang dikolaborasikan dengan program bedah kampung terintegrasi.


“Intervensi gizi sensitif ini pengaruhnya mencapai 70 persen dari upaya penurunan yang dilakukan,” tukasnya.


Dari data BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sebut Noormiliyani, Batola merupakan daerah tertinggi di Kalsel rumah tidak layak huni yaitu mencapai 38 persen, sanitasi tidak layak 48 persen, dan air bersih berkisar 39 persen.


Melalui Program Permata Bunda, lanjut isteri Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Hasanuddin Murad ini, kini stunting di Batola mengalami tren penurunan dimana tahun 2020 kasus stunting 16,86 persen dengan target nasional 24,1 persen, tahun 2021 sebanyak 14,26 persen dengan target nasional 21,1 persen, dan pada tahun 2022 sebanyak 12,56 persen dengan target nasional 18,4 persen.


Dari fakta yang ada, Noormiliyani menilai, kegiatan rembuk stunting ini sangat penting untuk melakukan intervensi pencegahan dan penurunan stunting. Ia menekankan, tahun 2022 ini 30 desa lokus stunting di Batola harus dilakukan percepatan penurunan stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan di desa masing-masing.


“Saya berharap melalui rembuk stunting ini menghasilkan solusi dan tekad dalam percepatan penurunan stunting dengan saling berkolaborasi mewujudkan peningkatan kualitas SDM yang perlu dipersiapkan sejak tahap anak,” pungkasnya.


Di kesempatan rembuk stunting ini Sekretaris Daerah H Zulkipli Yadi Noor menyampaikan paparan konvergensi pencegahan stunting. Di antaranya terkait kebijakan Pemkab Batola dalam upaya penurunan stunting, regulasi, Visi Misi Pemkab Batola 2017-2022, prioritas pembangunan dan prioritas upaya mendukung penurunan stunting.


Selain itu juga disampaikan tentang kebijakan, strategi dan arah kebijakan, komitmen, program inovasi, program permata bunda, sasaran, pelaksana kegiatan, penerima manfaat program permata bunda, bedah kampung terintegrasi dan lainnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Wabup Balangan Tekankan Pencegahan Dini Karhutla, Minta Edukasi Masyarakat Diperkuat

Yanti Fauzi Pimpin GOW Balangan Turun ke Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar

Perkuat SDM Keagamaan di Balangan, Abdul Hadi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 535 Santri

Abdul Hadi Perluas Akses Kuliah, Program 1.000 Sarjana Balangan Kini Jangkau 3.800 Mahasiswa

Pasar Murah Balangan ke-54, Seluruh Sembako Ludes Diserbu Warga Lamida Bawah

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?