TERAS7.COM – Upacara penutupan pendidikan pertama bintara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dilaksanakan di lapangan kejujuran Rindam VI/Mulawarman, Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru. Kamis (09/02/2023).
Sebanyak 88 orang siswa yang hadir dalam upacara penutupan ini, telah dinyatakan lulus pendidikan bintara TNI AD setelah mengikutinya selama 5 bulan belakangan.
Dalam kesempatannya, Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) VI/Mulawarman, Brigjen TNI Susilo mengatakan, selama 5 bulan mengikuti pendidikan bintara TNI AD, para siswa diberi sejumlah keterampilan dan kemampuan sebagai modal menjadi prajurit.

“Dari sipil mereka kita didik, disitu ada keterampilan dan kemampuan yang semuanya jadi satu, seperti tadi hasilnya bisa dilihat sendiri, dan mereka ini akan kita cetak jadi pemuda yang nantinya mungkin ada jadi babinsa, dan bahkan juga perwira,” ujarnya.
Setelah dilantik menjadi Bintara TNI AD, ke 88 orang prajurit ini, dikatakan Kasdam VI/Mulawarman akan diberi cuti, untuk bisa kembali berkumpul dengan orang tua, serta keluarganya.
Usai cuti, lanjut Kasdam VI/Mulawarman, para prajurit bintara TNI AD ini akan kembali menjalani pendidikan, agar bisa menjadi prajurit yang baik untuk bangsa dan negara.

“Setelah itu mereka akan melanjutkan pendidikan lagi, dan menjadi prajurit TNI AD yang tentunya memegang teguh sapta marga, sumpah prajurit, dan delapan wajib TNI, yang pastinya harus ada di dalam diri mereka semua,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang prajurit asal Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang telah dilantik menjadi Bintara TNI AD, Ardiansyah mengaku bangga telah menjadi bagian dari TNI AD.
“Saya bangga sudah bisa dilantik (jadi prajurit TNI AD -red),” ucapnya seraya menangis terharu.
Kemudian, Syarifah, ibunda dari Ardiansyah berpesan agar, anak laki-lakinya tersebut dapat membuat bangga keluarganya, dengan amanah yang diembannya saat ini sebagai abdi negara.
“Bikin ibu lebih bangga,” pesan Syarifah kepada anaknya.