Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Layanan Kehamilan ‘Ojek Ibu Pergi’ Hadir di Kecamatan Juai Balangan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Layanan Kehamilan ‘Ojek Ibu Pergi’ Hadir di Kecamatan Juai Balangan

Tim Redaksi
Tim Redaksi 17 Februari 2024, 17.17
Share
IMG 20240216 WA00061
Puskesmas Juai hadirkan inovasi terbaru yaitu OJEK IBU PERGI (Ojek Ibu Hamil Pemeriksaan LAB dan USG). (Foto: MC Balangan)
SHARE

TERAS7.COM – Puskesmas Juai hadirkan inovasi terbaru yaitu layanan Ojek Ibu Pergi (Ojek Ibu Hamil Pemeriksaan LAB dan USG).

Kehadiran inovasi ini bertujuan untuk mengantisipasi kematian ibu ataupun bayi yang terkait dengan kehamilan.

Berdasarkan cacatan dari Puskesmas Juai jumlah kematian bayi pernah terjadi di Desa Hukai tahun 2023 berjumlah 1, penyebab utama adalah berat badan bayi lahir rendah (BBLR)dan Premature Pemicunya adalah KPD Ibu Hamil usia kehamilan 32 minggu dengan DM, dan selama tahun 2023 sudah ada 2 kasus bayi BBLR.

Kepala Puskesmas Juai, dr. Ismawati, Jum’at (16/02/2024) menjelaskan, faktor yang berkontribusi terhadap kematian ibu, secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu penyebab langsung dan penyebab tak langsung.

Penyebab langsung kematian ibu adalah faktor yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas seperti perdarahan, pre-eklampsia/eklampsia, infeksi, persalinan macet dan abortus.

Baca juga :

Wabup Balangan Tekankan Pencegahan Dini Karhutla, Minta Edukasi Masyarakat Diperkuat

Yanti Fauzi Pimpin GOW Balangan Turun ke Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar

Perkuat SDM Keagamaan di Balangan, Abdul Hadi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 535 Santri

“Sedangkan penyebab tidak langsung kematian ibu adalah hal-hal yang memberatkan beban ibu hamil seperti, EMPAT TERLALU, yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan dan terlalu dekat jarak kehamilan,” ujarnya, dilansir dari InfoPublik.

Penyebab lainnya seperti hal-hal yang mempersulit proses penanganan kedaruratan kehamilan, persalinan dan nifas seperti TIGA TERLAMBAT (terlambat mengenali tanda bahaya dan mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan, dan terlambat dalam penanganan kegawatdaruratan).

“Kemudian juga ada faktor lain yang berpengaruh yaitu ibu hamil yang menderita penyakit menular seperti malaria, HIV/AIDS, tuberkulosis, sifilis; penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus, jantung, gangguan jiwa; maupun yang mengalami kekurangan gizi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, selama ini permasalahan yang terjadi adalah minimnya sosialisasi kepada masyarakat tentang hak yang harus diterima oleh ibu hamil beserta dampaknya.

Kemudian sering terlambatnya pemeriksaan laboraturium dan USG di Trimester Pertama, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu hamil dan bersalin yaitu pentingnya pemeriksaan kehamilan (Ante Natal Care/ANC) berkualitas yang menjadi hak bagi ibu hamil dan pemahaman tentang persalinan yang aman.

“Lalu rendahnya capaian kunjungan di Trimester pertama ke Puskesmas dan juga USG disebabkan tidak adanya trasportasi atau pihak keluarga yang bisa mengantarkan ibu hamil melakukanpemeriksaan laboraturium di puskesmas dan mengantar ibu untuk USG dirumah sakit,” katanya.

Ia mengharapkan, melalui inovasi OJEK IBU PERGI yang dibuat oleh Emma Muhitha, A.Md.Keb ini merupakan salah satu strategi yang bertujuan untuk para ibu hamil mendapatkan hak nya untuk melakukan pemeriksaan Laboraturium dan pemeriksaan USG di saat kehamilan walaupun tidak ada pihak keluarga yang bisa mengantar.

Cara yang digunakan adalah meningkatkan kualitas pemeriksaan kehamilan dan menekankan edukasi dalam setiap pemeriksaan kehamilan yang terpadu dan berkualitas.

“Inovasi ini mendorong setiap ibu hamil mengetahui haknya untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan yang terstandart. Selain itu ibu hamil juga paham dengan status kehamilannya, sehingga dapat merencanakan persalinannya dengan aman dan selamat,” katanya.

Adapun cara kerja atau operasionalisasi inovasi ini yaitu melakukan pendataan ibu hamil, melakukan pemeriksaan awal ibu hamil, melengkapi buku KIA, mendapatkan umur kehamilan, membuat dan menghitung jadwal pemeriksan laboraturium dan pemeriksaan USG di Trimester 1 2 dan 3, serta membuat janji hari yang ditentukan untuk pergi ke Puskesmas dan juga ke Rumah sakit.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Wabup Balangan Tekankan Pencegahan Dini Karhutla, Minta Edukasi Masyarakat Diperkuat

Yanti Fauzi Pimpin GOW Balangan Turun ke Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar

Perkuat SDM Keagamaan di Balangan, Abdul Hadi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 535 Santri

Cegah Korban Jiwa, BPBD Balangan Petakan Jalur Evakuasi di 6 Desa Rawan Banjir Bandang

Ribuan Santri Balangan Terima Bantuan Pendidikan dari Bupati Abdul Hadi

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?