Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: RI Rekayasa Pembunuhan Mantan Istri Gegara Tolak Hubungan Intim
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

RI Rekayasa Pembunuhan Mantan Istri Gegara Tolak Hubungan Intim

Tumbur P. Simbolon
Tumbur P. Simbolon 23 Februari 2024, 22.28
Share
20240223 200523
RI (31) saat diamankan Polsek Pulau Raja, Jumat (23/2/2024).
SHARE

TERAS7.COM – Korban pembunuhan yang terjadi pada Jumat (23/02/2023) di sebuah kos-kosan di Kabupaten Asahan, ternyata dibunuh oleh mantan suaminya sendiri.

Korban diketahui bernama Wulandari (24), tinggal di sebuah kos yang berada di Desa Aek Loba, Afdeling I, Dusun VI, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan.

Sedangkan pelaku merupakan mantan suami korban berinisial RI (31), yang saat ini tinggal di rumah orang tuanya di Kampung Lalang, Dusun III, Desa Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan.

Hal tersebut dibenarkan Kapores Asahan AKBP Afdhal Junaidi melalui keterangan tertulisnya, Jumat (23/2/2024).

Menurut keterangan pelaku kepada polisi, pembunuhan tersebut terjadi akibat korban menolak hubungan intim dengan pelaku.

Baca juga :

Oknum Polisi Pembunuh Zahra: Saya Tidak Tahu Bahwa Mencekik Itu Bisa Bikin Mati

Oknum Polisi Panik Hingga Cekik Korban, Ini Kronologi Lengkap Pembunuhan Mahasiswi ULM

Misteri Kematian Mahasiswi ULM di Selokan Terungkap, Pelaku Diduga Oknum Polisi

“Korban menolak, karena pelaku bukan suaminya lagi, melainkan sudah bercerai ditambah kondisi korban pada saat itu dalam kondisi datang bulan atau haid,” terang AKBP Afdhal.

Diduga karena kesal tak dapat menyalurkan hasrat birahinya, pelaku pun telibat cekcok dengan korban.

“Pelaku mencekik korban hingga tewas,” kata AKBP Afdhal.

Mengetahui korban tak bernyawa lagi, pelaku pun mengambil seutas tali dan mengikatkan leher korban di jendela kamar kos korban dengan kaki mencecah ke lantai.

“Pelaku juga menuliskan sebuah surat wasiat di dalam buku yang seolah-olah kejadian tersebut murni bunuh diri,” bebernya.

Usai melakukan kejahatannya, sekira pukul 02.00 Wib, pelaku keluar dari rumah kos korban untuk kembali ke rumah orang tuanya.

Menjelang pagi, sekitar pukul 07.00 Wib, pelaku datang kembali ke rumah kos korban dan berpura-pura menangis dan menjerit agar para tetangga mengetahui kejadian tersebut.

Mendengar teriakan tersebut, tetangga korban pun langsung berdatangan untuk menyaksikan yang terjadi. Namun, saat disaksikan oleh tetangga korban, posisi korban sudah tidak tergantung lagi.

“Pelaku mengaku kepada tetangga korban, bahwasanya korban gantung diri dan telah diturunkan oleh pelaku sendiri,” kata AKBP Afdhal.

Mendapat laporan dari masyarakat tentang peristiwa tersebut, Polsek Pulau Raja langsung menghubungi Puskesmas Aek Loba untuk bersama-sama menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun, berdasarkan keterangan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Aek Loba, korban diduga tidak murni bunuh diri melainkan dibunuh oleh seseorang.

“Lidah tidak menjulur, sperma di kemaluan tidak keluar, dan tidak ada kotoran di anus korban. Dan, terdapat memar di lutut dan paha kanan korban,” jelas AKBP Afdhal.

Berdasarkan keterangan pihak medis tersebut, Kapolsek Pulau Raja AKP Aman Putra kemudian menghubungi tim Inafis Polres Asahan untuk melakukan olah TKP.

“Kita melakukan interograsi terhadap pelaku. Dan, pelaku mengakui semua perbuatannya. Pelaku cemburu dan tidak dikasih hubungan suami istri,” cetus AKBP Afdhal.

Terkait kasus ini, Polres Asahan telah mengamankan pelaku beserta barang buktinya untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry1
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Oknum Polisi Pembunuh Zahra: Saya Tidak Tahu Bahwa Mencekik Itu Bisa Bikin Mati

Oknum Polisi Panik Hingga Cekik Korban, Ini Kronologi Lengkap Pembunuhan Mahasiswi ULM

Misteri Kematian Mahasiswi ULM di Selokan Terungkap, Pelaku Diduga Oknum Polisi

Tolak Pinjamkan Uang, Bidan di Banjarmasin Tewas Ditikam Pasien Sendiri

Polres Tapin Ungkap Pembunuhan Sadis di Jalur Hauling, Tiga Pelaku Remaja Diserahkan Keluarga

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?