TERAS7.COM – Beberapa waktu yang lalu sebanyak 5 kotak suara dari 670 kotak suara yang disalurkan ke kecamatan Gambut mengalami kerusakan akibat basah terkena guyuran air hujan saat pendistribusian.
Hal ini menjadi catatan tersendiri bagi Bawaslu Kabupaten Banjar yang telah menganggap KPU Kabupaten Banjar lalai dalam menjaga keamanan kotak suara ke Kecamatan Gambut.
Padahal Bawaslu sudah mengingatkan KPU untuk memperhatikan keamanan kotak suara saat pertemuan di Command Center Barokah pada selasa, 9 April 2019.
Dalam pertemuan itu Bawaslu meminta agar KPU membungkus kotak suara dengan plastik yang disediakan, tidak cukup hanya ditutup dengan terpal mengingat intensitas hujan yang tinggi beberapa waktu ini.

Ketua KPU Kabupaten Banjar, Muhaimin saat ditemui disela-sela pelaksanaan simulasi pemungutan dan perhitungan suara di TPS pada sabtu (13/4) memberikan penjelasan mengenai hal ini pada awak media.
“Mengenai kotak suara yang basah yang ditemukan di kecamatan Gambut, tadi malam kami langsung ke sana dan sudah diselesaikan oleh tim logistik,” ujarnya.
Ia mengatakan walaupun kotak suara rusak akibat basah dan harus diganti, sedangkan isi kotak suara seperti surat suara tidak mengalami kerusakan.

“Kerusakan tersebut terjadi akibat kelalaian armada yang mengantar. Armada tersebut langsung kami berhentikan dan kotak suara yang mengalami kerusakan sudah dilakukan penggantian kotak suara malam tadi, masalah logistik sudah bisa diatasi,” jelasnya.
Muhaimin menambahkan kecamatan yang belum menerima logistik pemilu adalah kecamatan Karang Intan dan saat ini masih dalam proses pendistribusian.