TERAS7.COM – Pemilu serentak 2019 yang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia sejak lama akan dilaksanakan beberapa jam lagi, tepatnya pada pagi hari tanggal 17 April 2019 jam 07.00 pagi.
Dari pantauan Teras7.com pada H-1 Pemilu, selasa (16/4) mulai dari pusat perkotaan hingga ke pelosok desa di Kabupaten Banjar sudah banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang didirikan sebagai tempat bagi masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya.
Salah satunya adalah TPS 09 Tanjung Rema yang berada di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam, Tanjung Rema, Martapura yang akan menjadi tempat Bupati Banjar, H. Khalilurrahman mencoblos.

Misrani (42), anggota KPPS di TPS 09 membenarkan Bupati Banjar yang akrab disapa Guru Khalil ini akan mencoblos di TPS 09.
“Benar, pak Bupati rencananya akan mencoblos di TPS 09 ini sekitar jam 9 pagi karena beliau masih tercatat sebagai warga RT 07 Desa Tanjung Rema,” kata Misrani.
Ia menambahkan sudah mengirimkan undangan ke rumah Guru Khalil yang berada di seberang komplek STAI Darussalam.

“Saya kurang ingat berapa jumlah undangannya, 4 atau 6 orang, yang pasti Bupati dan keluarga akan mencoblos disini,” tegasnya.
TPS 09 dan TPS 10 yang berada bersebelahan ini ujar Misrani masih menunggu kedatangan kotak suara beserta logistik pemilu yang lain.
“Persiapan TPS kami sudah 60-70%, menunggu logistik saja. Kalau sudah datang kami siap 100%,” tambah Misrani.
Terkait keamanan, Misrani mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan 4 orang petugas keamanan dari kecamatan dan desa.
“Selain ada dari kami, besok juga akan datang keamanan tambahan dari Polisi. Walaupun di TPS kami menjadi tempat Bupati Banjar mencoblos, keamanan yang dipersiapkan biasa saja,” ungkapnya.

Sementara itu, TPS lain, yaitu TPS 41 yang berada di halaman SD Keraton 4 yang berada di lingkungan tempat tinggal Ketua DPRD Banjar, H. Rusli juga sudah bersiap.
Anggota KPPS di TPS 41 Keraton, Fahrudi (47) saat dikonfirmasi mengatakan ia belum mengetahui secara persis apakah Ketua DPRD Banjar yang kembali maju sebagai caleg ini akan memilih di TPS 45.
“TPS 41 Keraton ini ditujukan bagi warga RT 45 RW 15 Kelurahan Keraton. Berdasarkan aturan, karena H. Rusli memang penduduk disini maka beliau punya hak untuk mencoblos disini. Tapi saya kurang tahu apakah beliau akan mencoblos disini atau sudah menerima undangannya karena sibuk bertugas di Sungai Tabuk,” ujar pria yang merupakan ASN ini.

TPS 41 sendiri ujar Fahrudi sudah mempersiapkan kelengkapan seperti nomor antrian, meja, tenda, dan sebagainya.
“Persiapan kami sudah lengkap, menunggu kotak suara dan logistik yang belum datang. Bahkan saya tanya Ketua KPPS, kami belum mendapat spanduk bergambar Pak Kapolri yang mengucapkan selamat datang bagi pemilih. Saya kurang tahu belum diantar atau sudah diantar tapi tidak tahu persis kemana,” terangnya.
Untuk keamanan TPS pada malam hari hingga pencoblosan di mulai, pihaknya mempersiapkan keamanan TPS sebanyak 2 orang.
“Mereka juga dibantu beberapa orang petugas KPPS yang bergadang untuk menjaga keamanan dan ketertiban disini,” ucap Fahrudi.

Senada dengan TPS 09 Tanjung Rema, TPS 41 Keraton juga tidak mempersiapkan pengamanan khusus untuk pejabat publik yang akan mencoblos di TPS ini.
“Keamanan seperti biasa, siapapun yang datang akan kami layani sebagaimana pemilih pada umumnya. Kalau H. Rusli datang mencoblos, kami sudah ada gladi resik dan tegas. Kami pastikan beliau akan mendaftar setelah menyerahkan undangan dan menunggu antrian sebagaimana pemilih lainnya,” jelasnya.