TERAS7.COM – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kalimantan Selatan memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan melalui kegiatan audiensi dan silaturahmi pada Rabu (28/10/2026).
Adapun dalam pertemuan tersebut, APDESI Kalsel bersama Kejati membahas upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.45 hingga 16.00 WITA itu dihadiri pengurus serta perwakilan APDESI dari delapan kabupaten, yakni Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara (HSU), Tapin, Hulu Sungai Tengah (HST), Banjar, Barito Kuala (Batola), dan Tanah Laut.
Sementara itu, tiga kabupaten lainnya berhalangan hadir karena memiliki agenda kegiatan di daerah masing-masing.
Ketua APDESI Kalsel, Ahmad Rijali Nasution, SH mengatakan, koordinasi antara pemerintah desa dan aparat penegak hukum diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa yang sesuai dengan ketentuan.
“Sinergi dengan Kejati diperlukan agar tata kelola pemerintahan desa semakin transparan dan akuntabel,” ujar Ahmad Rijali.
Dalam pertemuan tersebut, Kejati Kalsel menyampaikan sejumlah pandangan mengenai pengelolaan pemerintahan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga pelaporan. Tertib administrasi menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa.
Ia menilai komunikasi yang berkesinambungan antara pemerintah desa dan aparat penegak hukum penting untuk membantu para pembakal memahami aturan serta tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
“Komunikasi yang baik membantu pemerintah desa memahami aturan dalam menjalankan tugas dan kewenangannya,” katanya.
Selain membahas tata kelola pemerintahan, audiensi tersebut juga menyinggung pentingnya pendampingan administratif dan pemahaman hukum bagi para pembakal atau kepala desa. Pembinaan diharapkan dapat membantu pemerintah desa menjalankan tugas secara tertib dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan audiensi dan silaturahmi tersebut, APDESI Kalsel berharap kemitraan dengan Kejati Kalsel dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
“Kami berharap koordinasi ini terus berjalan demi mendukung kemajuan desa di Kalimantan Selatan,” harap Ahmad Rijali Nasution.