TERAS7.COM – Agar pelayanan air bersih merata kepada masyarakat Kabupaten Banjar, Komisi II DPRD Kabupaten Banjar menggelar rapat dengar pendapat (RDP) Bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar, Selasa (25/6) di Ruang komisi II.
RDP ini berfokus membahas tentang sambungan pipanisasi ke wilayah Kecamatan Aluh-Aluh, Beruntung Baru, dan sekitarnya.
Ketua Komisi II, Kamaruzzaman saat diwawancarai usai rapat mengatakan pelayanan air bersih di wilayah tersebut sangat minim.
“Kita melihat dan mengalami ada beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar, terutama Kecamatan Aluh-aluh, Beruntung Baru, Gambut, Sungai Tabuk, Astambul dan Mataraman. Pipanisasi kita yang ada ini belum mencukupi dengan kebutuhan masyarakat kita. Jadi kami ingin PDAM kembali mempelajari teknisnya, jika anggaran yang jadi kendala, hendaknya disampaikan,” ucapnya.

Kamaruzzaman menambahkan solusinya dapat dilakukan oleh Dinas PUPR untuk teknis pemasangan pipanisasi, tapi jika ternyata Dinas PUPR tidak bisa, maka bisa dihibahkan ke pihak PDAM untuk pelaksanaan secara teknis.
“Kita ingin masyarakat bisa menikmati air bersih, karena selama ini banyak keluhan dari masyarakat yang datang ke kita,” ujarnya.
Sementara Direktur PDAM Intan Banjar, Syaiful Anwar mengatakan PDAM selalu berupaya memberikan layanan terbaik untuk masyarakat, agar semua masyarakat dapat dapat menikmati air bersih dengan lancar.
“Ada 6 kecamatan yang sedang menjadi perhatian kami karena wilayan tersebut cukup rawan dan perlu air bersih, yaitu Kertak Hanyar, Tatah Makmur, Beruntung Baru dan Aluh-Aluh,” jelasnya.
Syaiful menambahkan saat ini sudah ada pipanisasi yang terpasang di wilayah tersebut, namun tak dipungkiri jika pertumbuhan masyarakat sekarang sangat pesat. Jadi harus ada penambahan pipanisasi.
“Kendalanya tentu masalah keuangan, dan ini harus dibicarakan dengan pihak-pihak terkait,” pungkasnya.