TERAS7.COM – Baru-baru ini, DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola) menerima audensi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat.
Adapun audensi BNNK Batola kepada Rapat DPRD Batola ini, dimaksudkan dalam rangka membahas tentang upaya penanganan, capaian, hingga kendala program yang dijalankan.
Berkenaan dengan itu, Ketua DPRD Kabupaten Batola, Saleh, menyambut baik dan mengapresiasi upaya yang dilakukan BNNK dalam rangka melaksanakan penanganan narkotika di kabupaten yang berjuluk Bumi Ije Jela ini.
Misalnya saja, Saleh mencontohkan, kini telah dibentuk Desa Bebas Narkoba (Desa Bersinar) di Kecamatan Anjir Pasar.
“Yang jelas kita sangat terbantu dengan sejumlah program gebrakan BNNK Kabupaten Batola, terutama melindungi masyarakat dari bahaya narkotika,” ungkapnya.
Ia mengatakan, pihaknya juga siap untuk menyampaikan sejumlah kendala yang dialami BNNK selama menjalankan program. Seperti akomodasi rehabilitasi dan pengadaan spesimen tes urin dengan tujuh parameter.
Saleh juga menambahkan, tentang pengadaan gedung baru BNNK Kabupaten Batola, pihaknya masih belum dapat berbicara banyak. Namun saat ini BNNK Batola telah mendapat hibah lahan dari Pemkab Batola guna pembangunan gedung yang lebih representatif.
“Semoga saja nantinya dapat terealisasi, karena kita juga sangat mendukung akselerasi BNNK dalam menekan dampak penyalahgunaan narkotika di Batola,” ucap Saleh.
Sementara itu, Kepala BNNK Batola AKBP Agus Wijanarko menuturkan, audiensi dengan DPRD ini dinilai penting guna mendukung maksimalnya program yang sudah dan akan dilaksanakan.
Dikatakan Agus, pihaknya melaporkan program yang sudah dilakukan. Selain itu, pihaknya juga membahas terobosan apa saja yang akan diproyeksikan tahun ini.
Karena itu, lanjut Agus, audensi ini menjadi kesempatan yang tepat untuk menyampaikan sejumlah kendala yang dialami BNNK Batola. Seperti masih belum adanya penganggaran dana untuk akomodasi warga yang mengikuti rehabilitasi, kesediaan gedung baru, hingga upaya pengadaan tes anti narkoba di lingkungan ASN secara menyeluruh.
“Pada kesempatan ini, kita sampaikan sejumlah kendala tersebut. Alhamdulilah, DPRD berkenan mendengar dan akan membantu menyuarakan, agar bisa terealisasi,” pungkas Agus.