Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Bakuntau, Tradisi Bela Diri yang Harus Tetap Lestari
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Bakuntau, Tradisi Bela Diri yang Harus Tetap Lestari

Tim Redaksi
Tim Redaksi 17 Desember 2018, 13.54
Share
WhatsApp Image 2018 12 16 at 17.57.09
SHARE

TERAS7.COM – Bakuntau merupakan kesenian bela diri yang khususnya berasal dari Kalimantan Selatan dan patut untuk dilestarikan.

Kesenian ini biasanya digelar saat acara perkawinan. Seperti dilakukan oleh perkumpulan kuntau Fajar Pagi yang mengisi acara kegiatan pada pesta perkawinan di Desa Mahang Baru, kelurahan Pantai Hambawang Barat, Kecamatan Labuan Amas Selatan, kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), minggu (16/12).

Perkumpulan kuntau Fajar Pagi ini merupakan gabungan orang-orang yang memiliki kemampuan bermain kuntau dari berbagai desa, seperti Desa Tabudarat, desa Telaga Jingah, dan Desa Sungai Gatal kelurahan Pantai Hambawang Barat, Kecamatan Labuan Amas Selatan, kabupaten HST. Kesenian ini dimainkan oleh anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dengan diiringi bunyi-bunyian dari alat musik tradisonal. Alat musik tersebut adalah serunai yang ditiup, serta babun dan agung (gong) yang dipukul.

“Tujuan dari kuntau ini secara khususnya adalah untuk melindungi diri sendiri dan perkumpulan ini dibentuk untuk menambah silaturahmi dengan yang lain,” tutur Syahrani  ketua perkumpulan kuntau Fajar Pagi.

Ia melanjutkan, Jangan sampai ilmu yang dimiliki dari bakuntau ini di salah gunakan. Misalnya hanya untuk kesombongan dan mencari musuh, karena ini untuk melindungi diri tindakan kejahatan yang mungkin saja bisa menimpa siapapun.

Baca juga :

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

Pemprov Kalsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda

Festival Budaya Meratus II, Desa Kapul Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Adat dan Majukan Wisata Balangan

WhatsApp Image 2018 12 16 at 17.58.22

Kesenian bakuntau juga menjadi hiburan yang mengasyikkan bagi penonton yang melihatnya, yang mana ratusan masyarakat berkumpul menyaksikan penampilan tradisi kuntau.

Ander Warga setempat yang membawa keluarganya untuk menyaksikan hajat pernikahan yang diisi dengan penampilan bakuntau mengatakan, bahwa bakuntau memang menjadi tradisi yang di saksikan banyak orang.

“Acara ini asyik dan menyenangkan, serta bisa mengenalkan ke anak-anak kita, bahwa bakuntau adalah tradisi yang harus kita lestarikan bersama,” Ungkapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy1
Angry0
Surprise0
7 Reviews 7 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

Pemprov Kalsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda

Festival Budaya Meratus II, Desa Kapul Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Adat dan Majukan Wisata Balangan

Peletakan Batu Pertama Tugu Sianipar Purbaraja: Simbol Persatuan dan Penghormatan kepada Leluhur

Meski Gerimis, Festival Pasar Terapung Lok Baintan Hari Kedua Tetap Semarak

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?