Sementara itu, Koordinator Lapangan dari Balapak se Kalimantan Selatan, Mada Al Madani mengatakan pihaknya melakukan bersih-bersih sampah yang di Kecamatan Astambul.

“Karena tempat wisata sering menjadi tumpukan sampah yang di buang oleh pengunjung,” ungkapnya.
Ia menambahkan untuk penangan pertama mencegah banjir, pihaknya melakukan pembersihan sampah di sungai.
“Ternyata Kami hanya dapat pembersihan dipermukaan air, untuk samah yang di dalam air sudah menyatu dengan lumpur,” ungkapnya.
Madani berharap kepada dinas terkait, khususnya dari PUPR di Bidang Sumber Daya Air (SDA) agar dapat terjun lagi kelapangan untuk mengangkat emblementasi yang ada di dasar sungai ini.
“Sampah sekitar 200 meter tingginya kurang lebih 10 centimeter yang sudah bercampur dengan lumpur,” jelasnya.
Ditempat yang sama Camat Astambul, Ahmad Fauzi mengatakan pembersihan ini bertepatan dengan lingkuhan hidup nasional, sehingga berkerjasma dengan kecamatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar.

“Beberapa bulan yang lewat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Banjar melaksanakan bersih-bersih ternyata saat ini sampah kembali banyak,” ungkapnya.
Ia mengatakan pihaknya untuk menghindari terjadi tumpukan sampah di sungai, yang pertama dari dinas yang terkait untuk bantuannya.
“Untuk menyediakan tempat sampah serta jaring di sungai perlu dibuatkan agar sampah atau daun tidak masuk ke sungai,” jelasnya
Terkahir, ia mengharapkan kepada masyarakat dan pengunjungan untuk tidak membuang sampah di sungai, agar sungai kelihatan bersih.