TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Guang Yin New Energy Indonesia terkait investasi Bendungan dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kusan. Acara berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati pada Selasa (23/07/2024).
Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar, menyampaikan rasa syukur atas tercapainya kesepakatan kerja sama melalui MoU dengan PT. Guang Yin New Energy Indonesia.
Zairullah menekankan harapan agar momentum ini menjadi pendorong bagi semua pihak untuk terus bekerja dan berdoa demi terwujudnya pembangunan bendungan dan PLTA Kusan, yang diharapkan membawa dampak positif untuk perkembangan daerah Tanah Bumbu.
“Semoga dengan momentum penting ini, kita semua terus berupaya untuk bekerja dan berdoa dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan daerah kita,” ujar Zairullah.
Investasi dalam pembangunan Bendungan dan PLTA Kusan juga diharapkannya tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi energi terbarukan di daerah tetapi juga memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Terlebih menurutnya, keberhasilan proyek ini nantinya dapat menjadi model pembangunan energi bersih yang berkelanjutan.
Selain itu, proyek ini diharapkan dapat merangsang peningkatan kerjasama dan koordinasi yang baik antara pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dengan berbagai pihak, termasuk investor dan masyarakat lokal.
Penandatanganan ini menjadi langkah strategis karena Bendungan Kusan akan berperan krusial dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bendungan tersebut akan menyuplai listrik yang bersumber dari Energi Baru dan Terbarukan (EBT), di kenal juga sebagai energi hijau.
Selain itu, bendungan ini akan membantu mengendalikan banjir tahunan di Kabupaten Tanah Bumbu. Mencetak lahan sawah baru seluas 28.000 hektar serta sistem irigasi tadah hujan yang akan diterapkan di lahan. Diharapkan selesai dalam tiga tahun, memacu peningkatan ekonomi di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
Presiden Direktur PT. Guang Yin, Wang Jin, menyatakan bahwa proyek ini sejalan dengan visi perusahaan dalam memanfaatkan teknologi EBT untuk mengurangi karbonisasi dan menjaga keselamatan Bumi di masa depan. “Kebetulan proyek ini sama dengan target bidang perusahaan, sehingga kami memutuskan untuk menginvestasikannya ke sini,” kata Wang Jin.
Keterlibatan dan dukungan dari semua pihak adalah kunci utama dalam realisasi proyek bendungan dan PLTA Kusan, yang diharapkan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat maksimal untuk pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Keberhasilan pembangunan PLTA Kusan akan membawa dampak signifikan bagi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanah Bumbu.
Investasi ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan ketersediaan listrik, yang selanjutnya mendukung aktivitas ekonomi dan industri di daerah.
Dengan demikian, investasi ini tidak hanya mendukung agenda pembangunan daerah tetapi juga kontribusi nyata dalam usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu.
Acara penandatanganan MoU ini juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan penting, seperti Arief Hidayat dan Novelyn Christianti Naibaho dari BAPPEDA Kalsel, Bimo Epyanto dari Bank Indonesia Kalsel, serta para Asisten dan Staf Ahli Bupati. Selain itu, Camat Teluk Kepayang dan Kusan Hulu turut hadir dalam kesempatan tersebut, menunjukkan dukungan penuh untuk proyek ini.