Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Banjarbaru-Pelaihari, 6 Bulan Melawan Becek dan Debu, Kini Warga Nyaman Dengan Jalan Aspal Baru
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Banjarbaru-Pelaihari, 6 Bulan Melawan Becek dan Debu, Kini Warga Nyaman Dengan Jalan Aspal Baru

Tim Redaksi
Tim Redaksi 18 Mei 2022, 21.22
Share
WhatsApp Image 2022 05 18 at 21.11.26
Nampak Tayo Melintas dengan mulus di Jalan Trans Kalimantan Jalan Ahmad yani Banjarbaru-Pelaihari. Foto: teras7.com
SHARE

TERAS7.COM – Setelah 6 bulan lamanya warga mengeluhkan jalan rusak parah hingga sering digenang banjir, kini Proyek Jalan Trans Kalimantan Jalan Ahmad Yani di Keluarah Landasan Ulin Selatan Kota Banjarbaru menuju Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, sudah nyaman dilalui roda dua dan empat.

Dari pantauan yang dilakukan awak media ke lokasi tersebut, nampak jalan penghubung antar kabupaten kota menuju Pelaihari, Tanah Bumbu dan Kota Baru ini sangat lampang dilalui oleh pengguna jalan.

Kepada media, Maria Warga Pangayuan Kelurahan Landasan Ulin Selatan mengatakan, kondisi jalan yang sudah mulus dan lebar ini sangat berdampak baik bagi semua masyarakat, dimana sebelumnya 6 bulan lamanya jalan dengan panjang 6 Kilometer tersebut mengalami rusak parah, bahkan sering digenang banjir.

Tentu saat itu sangat mengganggu masyarakat, tidak hanya masyarakat pengguna jalan namun juga warga sekitar dalam kegiatan sehari-hari, seperti anak-anak berangkat sekolah, warung-warung, debu, becek menjadi keluhan utama mereka.

“Waktu itu kita juga sempat melakukan demo, karena pengerjaan sempat alot juga kan, kita duga tidak sesuai kontrak perjajiannya,” jelasnya.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Namun, setelah sekian lama bersabar, warga pun merasa senang dengan jalan yang sudah selesai pengerjaan dan lempang dilalui oleh masyarakat.

WhatsApp Image 2022 05 18 at 21.11.41
Maria, Warga Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan. Foto: teras7.com

“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah bagus, luas, orang markir enak, jadi respon masyarkat senang, Jalannya sudah enak dijalani dan risiko banjir itu sudah tidak ada, karna jalannya juga ditinggikan,” terangnya.

PPK 1.1 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Mirnasari Daulay mengatakan, total ruas jalan yang diperbaiki ada 3 ruas. Diantaranya ruas sepanjang Liang Anggang  sampai batas Kabupaten Tanah Laut.

Selanjutnya 2 ruas lainnya dari perbatasan Liang Anggang kabupaten Tanah Laut sampai Bati-Bati yang masuk dalam segmen 1. Terakhir ruas jalan Bati-Bati hingga perbatasan Kota Pelaihari di segmen 2.

“Nilai kontrak Seksi sepanjang Liang Anggang sampai batas Kabupaten Tanah Laut itu 41 Miliar. Kemudian pada segmen 1 dan 2 itu 32 Miliar rupiah,” Rinci Mirna.

Selama masa pengerjaan Mirna menjelaskan telah memakan waktu kurang lebih 5 bulan. Namun lantaran diberi kesempatan bekerja di masa denda, pengerjaan ruas jalan dari segmen 1 dan 2, pengerjaannya jadi 6 bulan. Sementara pengerjaan dari sepanjang Liang Anggang  sampai batas Kabupaten Tanah Laut itu 7 bulan.

“Kurang lebih segitu,” cetusnya.

Lanjut Mirna merincikan, ketinggian badan jalan yang dibangun sekitar 50 sampai 60 cm dari muka perkerasan sebelumnya.

Perbaikan jalan dilakukan karena lokasi itu merupakan lokasi yang terdampak cukup parah akibat banjir, sehingga dilakukan peninggian badan jalan.

WhatsApp Image 2022 05 18 at 21.11.26 1
Jalan Trans Kalimantan ini yang dulunya rusak parah dikeluhkan warga, kini sudah bisa dilalui dengan nyaman. Foto: teras7.com

“Diharapkan agar akses tetap bisa dilewati. Apabila terjadi banjir lagi dapat memudahkan evakuasi warga di sekitar lokasi,” jelasnya.

“Kemarin kami hanya peninggian badan jalan saja,” sambungnya.

Mirna menukas, penanganan jalan nasional berdasarkan kondisi dan umur rencana yang akan di programkan.

Masing-masing lokasi berbeda sesuai kebutuhan dan alokasi yg tersedia.

Selanjutnya PPK Perencanaan Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Agung Satrio Utomo menerangkan, Khusus jalan nasional di Kabupaten Tanah Laut menggunakan teknologi CTRB dan preventif sedangkan Kabupaten Tanah Bumbu  menggunakan teknologi bahan Aspal Karet.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Wahai ASN di Banjarbaru, Sekda Sirajoni Tekankan Profesionalitas Sebagai Garda Pelayanan Publik

Lisa Halaby Dikukuhkan Jadi Bunda PAUD Kota Banjabaru

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?