Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Bantah Ada Penumpukan Vaksin, Kadinkes Banjarbaru: Datangnya Berbarengan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Bantah Ada Penumpukan Vaksin, Kadinkes Banjarbaru: Datangnya Berbarengan

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 8 Oktober 2021, 13.12
Share
IMG 20211008 WA0003
Rizana Mirza, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, membantah adanya penumpukan vaksin. (Foto : T7/ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Telah diketahui sebelumnya, di Bumi Lambung Mangkurat terjadi penumpukan vaksin sebanyak 57.000 dosis. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin beberapa waktu lalu.

Maka dari itu, Wakil Gubernur Kalsel Muhidin diperintahkan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor agar menangani langsung percepatan vaksinasi, demi menghindari terjadinya penumpukan.

“Ini kalau kita tidak bergerak cepat akan bertambah terus, kemarin yang ada sisa malah tambah lagi,” ucapnya.

Oleh karena itu, Banjarbaru menjadi salah satu kota yang dipilih Muhidin untuk membentuk tim percepatan vaksinasi dan diminta mencari tempat strategis agar dapat menyelenggarakan vaksinasi setiap harinya.

Hal ini menjadi sorotan dan kekhawatiran, bagi instansi kesehatan yang menjadi pelaksana vaksinasi di Kota Banjarbaru, yakni Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

Baca juga :

Dugaan Rp2,6 Miliar ‘Raib’, Pemko Instruksikan Inspektorat Audit Total Keuangan Dinkes Banjarbaru

FPKD Apresiasi Ketegasan Walikota Banjarbaru Lisa Halaby Tindak Oknum Pembawa Kabur Uang 2,6 Milar

Puskesmas Keliling Hadir di Banjarbaru, 8 Mobil Dioperasikan Jadi Ambulance

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizani Mirza saat ditemui di Gedung Bina Satria beberapa waktu lalu membantah bahwa telah terjadi penumpukan vaksin.

Namun menurutnya, hanya saja kebetulan dari berbagai instansi yang mengirim pasokan vaksin dalam waktu yang bersamaan, sehingga dikira menumpuk.

“Tolong dikoreksi kembali, itu bukan penumpukan kebutuhan vaksin yang sebanyak 50.000 itu, tapi karena datangnya berbarengan sehingga dikatakan dari jumlah seperti berlimpah stok vaksin yang tersedia,”jelasnya.

Rizana juga menegaskan vaksin yang datang itu, bukan hanya yang dari Dinas Kesehatan saja. Namun ada yang berasal dari titipan beberapa lembaga pemerintah seperti TNI, Kepolisia, Hipmi, OJK serta dari Politeknik Kesehatan.

“50 ribu pasokan dosis vaksin tersebut bukan alokasi untuk Dinas Kesehatan, namun untuk memperlancar kegiatan percepatan vaksinasi agar ketersediaan vaksin tercukupi dan tersalurkan dengan baik kepada seluruh masyarakat Kota Banjarbaru,”terangnya.

Lebih jauh lagi Rizani menerangkan, kegiatan vaksinasi ini terus digalangkan dan terus dilaksanakan disetiap Puskesmas yang tersebar di Kota Banjarbaru ataupun ada isntansi lain yang mengadakan serbuan vaksin masal.

“Mudah-mudahan dengan upaya yang terus dilakukan untuk percepatan vaksinasi ini bisa tepat sasaran. Saya minta tolong kepada masyarakat yang belum divaksin bisa datang ke puskesmas dan kawan-kawan media untuk mendorong seluruh kalangan masyarakat ikut partisipasi dalam mensukseskan program percepatan vaksinasi ini,” harapnya.


Rizana Mirza, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru yang membantah adanya penumpukan vaksin. (Foto : T7/ariandi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Dugaan Rp2,6 Miliar ‘Raib’, Pemko Instruksikan Inspektorat Audit Total Keuangan Dinkes Banjarbaru

FPKD Apresiasi Ketegasan Walikota Banjarbaru Lisa Halaby Tindak Oknum Pembawa Kabur Uang 2,6 Milar

Puskesmas Keliling Hadir di Banjarbaru, 8 Mobil Dioperasikan Jadi Ambulance

Bertambah! 54 Kasus DBD di Banjarbaru, 12 Pasien Dirawat di RSD Idaman

Meski Capaian Vaksinasi 100 Persen, Layanan Besuk di Lapas Banjarbaru Masih Belum Diberlakukan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?