TERAS7.COM – Waspada, itulah yang saat ini dirasakan masyarakat Barabai Hulu Sungai Tengah, khususnya warga yang bermukim di sekitaran aliran sungai sulaha.
Bagaimana tidak, pada hari ini Jum’at, (19/11/2021) air kembali naik, padahal pada kemarin malam air yang memang sempat naik disebabkan hujan lebat yang mengguyur di kawasn Hantakan sempat menghilang alias surut.
Menurut kabar yang beredar di media sosial WhatsApp (WA), penurunan debit air yang sangat drastis itu sempat terjadi, dan bahkan bisa dikatakan menghilangkan entah kemana.
“Penurunan terjadi sangat cepat, di daerah atas (Hantakan) yang awalnya 4 meter, menurut info turun menjadi 1 meter dalam kurun waktu 2 jam. Namun penurunan itu tidak menyebabkan kenaikan di wilayah bawah (dataran rendah).” Ujar salah seorang penggiat orari di HST yang tidak mau namanya disebutkan.
Penurunan itu membuat heran para warga, dan bahkan ada yang bertanya apakah ada tumpukan ranting kayu sehingga air itu tersumbat dan tidak mengalir ke wilayah bawah.
“Jadi para senior di komunitas orari sempat bingung, menurut pengamatan mereka yang sudah lama berkecimpung, air yang tinggi di wilayah atas pada jam 23.00 BWITA seharusnya berdampak ke daerah bawah dengan cepat, namun sampai pukul 04.00 WITA air belum naik di daerah Barabai kota.” Ujar dia menambahkan.
Karena ketiadaan naiknya air di Barabai itulah kemudian ada muncul pertanyaan, apakah mungkin ada terjadi tumpukan air di wilayah atas.
“Karena itu, kawan-kawan dari komunitas orari ada yang berasumsi. Apakah di atas sana terjadi penumpukan air yang disebabkan penyumbatan oleh ranting-ranting kayu.” Imbuhnya.
Namun, pada pagi Jum’at ini terjadi kenaikan air yang menyebabkan rasa gelisah masyarakat muncul. Masyarakat khawatir jika memang benar tersumbat tentu bisa terjadi banjir bandang seperti awal tahun ini. Sehingga masyarakat diminta untuk tetap waspada
“Ini telah terjadi penurunan air di sejumlah wilayah seperti Aluan, untuk kenaikannya terjadi pada pukul 03.30 WITA . Kemudian saya mendapatkan informasi terjadi kenaikan di wilayah Barabai sekitar jam 08.00 WITA. saya minta kepada kawan-kawan yang berada di wilayah Barabai untuk selalu waspada, serta berdo’a semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua.” Tutupnya usai dihubungi via telepon WA.