TERAS7.COM – Erdogan, Presiden Turki saat ini, mempunyai berbagai terobosan dan program bagi negaranya, salah satunya terkait kebiasaan membaca Al Quran, nah hal ini oleh Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani direncanakan juga akan menerapkan kewajiban membaca Al-Quran bagi setiap siswa di sekolah-sekolah yang ada di daerahnya.
Rencana Noormiliyani ini terlontar pada saat menghadiri Peringatan Isra Miraj 1439 Hijriyah yang diselenggarakan KKG PAUD, TK dan SD se-Kecamatan Tamban di Mesjid Nurul Islam Desa Jelapat I Kecamatan Tamban, Selasa (10/04).
Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu mengakui, munculnya gagasan penerapan baca Al-Qur’an (tadarus) bagi para siswa, itu setelah mengetahui keberhasilan yang dilakukan pemerintah Turki yang sejak tahun 2005 menerapkan para siswa melakukan tadarus Al-Qur’an secara serentak pada jam yang telah ditentukan.
Dari penerapan itu, diyakini membawa perkembangan pesat bagi pemerintahan Turki dan bahkan saat ini menjadi kekuatan keenam dunia. Padahal pada saat itu keberadaan negera tersebut nyaris mengalami kebangkrutan (kolaps).
Terinspirasi dari Turki inilah, bupati perempuan pertama di Kalsel ini, berencana untuk menerapkan pola pembelajaran di sekolah-sekolah yang ada di daerahnya, terutama hingga siswa tingkat SLTP lantaran tingkat SLTA telah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.
“Ulun ingin memperbaharui perbup yang diterbitkan bupati terdahulu tahun 2010 yang akan menetapkan peserta didik dari mulai TK hingga SLTP pada jam yang ditentukan untuk secara serentak membaca Al-Quran,” katanya.
Isteri mantan Bupati Batola H Hasanuddin Murad itu, yakin dengan penerapan jam mengaji di sekolah akan membawa pengaruh positif baik bagi perkembangan pendidikan para siswa maupun keberadaan daerah. Mengingat tadarus yang dilakukan secara serentak diyakininya akan membawa berkah yang luar biasa.
“Ulun (saya) yakin sekali ini. Karena melaksanakan pembangunan tidak cukup hanya melalui tindakan nyata tanpa diimbangi oleh doa yang akan memberikan keberkahan,” pungkasnya.