TERAS7.COM – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik maupun tingginya investasi, tetapi juga dari kualitas hidup anak-anak yang tumbuh dan berkembang di dalamnya.
Pesan tersebut disampaikan Bupati melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Erli Yuli Susanti, saat Temu Forum Anak Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 di Pendopo Kantor Bupati, Batulicin, Rabu (8/7/2026).
Menurut Erli, pemenuhan hak dan perlindungan anak harus menjadi perhatian bersama agar tercipta generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Keberhasilan suatu daerah tidak hanya diukur dari megahnya pembangunan atau tingginya investasi, tetapi juga dari kualitas hidup anak-anaknya,” ujar Erli menyampaikan pesan Bupati.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak melalui berbagai program yang melibatkan anak sebagai mitra pembangunan sekaligus memastikan hak-hak mereka terpenuhi secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengingatkan berbagai tantangan yang dihadapi anak di era digital, mulai dari penyalahgunaan media sosial, perundungan (bullying), kekerasan terhadap anak, penyalahgunaan narkoba, perdagangan orang, hingga paparan informasi yang tidak sesuai dengan nilai moral dan budaya bangsa.
Karena itu, anak-anak didorong membangun karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta meningkatkan literasi digital agar mampu menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
Pemkab Tanah Bumbu juga mengajak keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Temu Forum Anak 2026 yang mengusung tema “Dari Aspirasi Menjadi Aksi” diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi sebagai masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang semakin responsif terhadap kebutuhan anak.