TERAS7.COM – Program mobil toko keliling yang dirancang Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama DPRD Kalsel ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027 mendatang.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Suripno Sumas, S.H., M.H., saat melakukan kunjungan kerja bersama Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan ke Kantor PT. Ambulance Pintar Indonesia, Senin (11/05/2026).
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2025 sekaligus studi komparasi terkait pengadaan mobil toko keliling.
Menurut Suripno, program tersebut dirancang untuk mendukung pelayanan perdagangan dan membantu pengendalian harga di daerah.
“Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Perdagangan ingin memastikan sejauh mana mobil toko keliling ini dapat menunjang pengendalian harga di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia mengatakan, hasil peninjauan menunjukkan spesifikasi dan fasilitas kendaraan yang dibutuhkan telah memenuhi konsep yang direncanakan pemerintah daerah.
Karena itu, program tersebut akan segera dibahas lebih lanjut melalui pembahasan anggaran bersama Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kami berharap program ini minimal dapat terealisasi pada tahun 2027. Namun, kami juga berharap melalui anggaran perubahan tahun 2025 program ini sudah bisa mulai dijalankan karena proses modifikasi kendaraan hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan,” katanya.
Mobil toko keliling nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana distribusi barang dan pelayanan perdagangan yang menjangkau masyarakat lebih luas.
Selain membantu stabilitas harga, program tersebut juga dinilai mampu memperkuat sektor perdagangan dan UMKM di Kalimantan Selatan.
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Jahrian mengatakan, penguatan sektor perdagangan akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi daerah.
“Kehadiran mobil toko keliling diharapkan mampu membantu meningkatkan pendapatan daerah melalui penguatan UMKM dan perdagangan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur PT. Ambulance Pintar Indonesia, Imron Bukhari menyambut baik rencana pengembangan program tersebut dan berharap dapat berkontribusi dalam pelayanan perdagangan di Kalimantan Selatan.