Teras7.com – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan siap siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menghadapi musim kemarau 2018, berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan.
Disampaikan Oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Hanif Faisol melalui Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Rahmaddin kepada teras7.com pada Senin (06/08), berdasarkan SK Gubernur Kalimantan Selatan bahwa Dinas Kehutana Bekerja sama dengan BPBD selaku Leder untuk menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) musim kemarau 2018.
Dalam hal ini, Dishut Prov Kalsel selalu memantau lewat aplikasi monitor hotspot untuk mengetahui titik panas, dan membentuk empat posko pemantau diantaranya, di tanah laut, Banjarbaru, Hulu sungai dan Batu Licin yang siap memantau titik sering terjadinya kebakaran hutan.
“Walau musim panas masih panjang dan kita dalam musim pancaroba yang kadang hujan dan kadang panas, dari pantauan terakhir kita tidak terlalu begitu banyak terjadi kebakaran, namun kita sudah antisipasi, armada pun kita sudah siapkan,” ujarnya.

Menghadapi Karhutla 2018, Rahmaddin melanjutkan, selain itu untuk mengantisipasi Karhutla, Dihut Prov Kalsel juga membuat jalur hutan sekat bakar sebagai upaya mempermudah akses petugas memantau kebakaran hutan dan mengantisispasi membesarannya titik api.
“Kita juga melakukan pembuatan jalur hutan sekat bakar dengan lebar 3 sampai 4 meter, seperti di hutan Awal Bangkal Barat dan Tahura Mandiangin, yang ini gunanya apablia terjadi kebakaran apinya tidak melebar kesebelah dan mempermudah akses petugas untuk melakukan pemadaman,” terangnya.
Rarmaddin juga menyampaikan, dari informasi terakhir untuk kebakaran Hutan tersebasar terjadi dikawasan Taman Hutan Rakyat Mandiangin, pada Minggu 32 Juli 2018 kemarin, yang mana untuk pemadamannya melibatkan BPBD, Dishut dan Mangala Agni. Untuk perkembangannya sejauh ini masih dalam pantauan petugas.
“Apabila terjadi kebakaran dan kebakarannya sudah tidak bisa ditangani oleh petugas kita, maka kita akan meminta bantuan kepada BPBD dan petugas lainnya.” pugkasnya.