Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: DKPP Banjar Dorong Pangan Lokal Jambu Burung Jadi Produk Bernilai Jual
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

DKPP Banjar Dorong Pangan Lokal Jambu Burung Jadi Produk Bernilai Jual

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 22 September 2026, 15.35
Share
iOeOOj95TjdAMnQJyLH4Av76wzT4G9XV4cfhOA6W
Pelaku UMKM Jambu Burung mengikuti praktik pengolahan pangan lokal menjadi produk bernilai jual, Selasa (22/09/2026). (Foto: MC Kab Banjar)
SHARE

TERAS7.COM – Potensi bahan pangan lokal di Desa Jambu Burung, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, didorong naik kelas menjadi produk olahan bernilai ekonomi.

Upaya ini dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar melalui penguatan keterampilan pelaku UMKM dalam mengolah bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Pangan Berbasis Bahan Lokal Tahun 2026 yang digelar DKPP Kabupaten Banjar melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan di Desa Jambu Burung, Selasa (22/09/2026).

Kegiatan dibuka Kepala DKPP Kabupaten Banjar Sipliansyah Hartani dan diikuti kelompok UMKM Desa Jambu Burung. Para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan agar bahan pangan lokal tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.

Sipliansyah mengatakan, potensi pangan lokal yang tersedia di desa cukup besar jika dikelola secara kreatif dan berkelanjutan. Pengolahan menjadi produk siap jual dinilai dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bahan pangan.

Baca juga :

Mengonggong Tak Kenal Waktu, Dua Ekor Anjing di Sungai Sipai Diamankan Damkar

Lima SPPG di Martapura Jadi Sasaran Uji Keamanan Pangan DKPP Banjar

Cegah Tumpang Tindih, Sekda Banjar Tekankan Batas Kewenangan Pelaku Pengadaan

“Kami berharap melalui kegiatan bimbingan teknis ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal. Potensi pangan yang ada di desa sangat besar dan apabila dikelola dengan baik dapat menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujar Sipliansyah.

Menurutnya, pengembangan produk UMKM tidak cukup hanya dengan kemampuan mengolah bahan. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan cita rasa, kualitas, kemasan hingga strategi pemasaran agar produk mampu bersaing dan berkembang menjadi produk unggulan desa.

“Kami juga mendorong agar peserta tidak berhenti pada tahap pelatihan. Produk yang sudah dibuat terus dikembangkan, baik dari sisi cita rasa, kualitas, kemasan maupun pemasaran, sehingga mampu menjadi produk unggulan dari Desa Jambu Burung,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti praktik pengolahan pangan bersama praktisi bidang kuliner Siti Mardiah.

Sejumlah bahan pangan lokal diolah menjadi produk yang lebih siap dipasarkan, di antaranya pisang manis menjadi keripik pisang dan keripik pisang krispi, serta singkong dan daun singkong yang diolah menjadi keripik singkong dan dendeng daun singkong.

Praktik tersebut memberikan gambaran kepada pelaku UMKM mengenai bagaimana bahan pangan yang mudah ditemukan di lingkungan desa dapat dikembangkan menjadi produk dengan bentuk, cita rasa dan nilai jual yang berbeda.

Kepala Desa Jambu Burung Syahwani mengapresiasi pembinaan yang diberikan DKPP Kabupaten Banjar kepada kelompok UMKM di wilayahnya. Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dan dikembangkan untuk mendukung perekonomian masyarakat desa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar yang telah memberikan pembinaan kepada masyarakat Desa Jambu Burung. Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diterapkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, DKPP Kabupaten Banjar mendorong masyarakat semakin kreatif memanfaatkan bahan pangan lokal sekaligus memperkuat penganekaragaman konsumsi pangan.

Pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk UMKM diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha dan mendorong lahirnya produk unggulan dari Desa Jambu Burung.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32
IMG 20260825 WA0002
3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak
29 Agustus 2026, 09.49

You Might Also Like

Mengonggong Tak Kenal Waktu, Dua Ekor Anjing di Sungai Sipai Diamankan Damkar

Lima SPPG di Martapura Jadi Sasaran Uji Keamanan Pangan DKPP Banjar

Cegah Tumpang Tindih, Sekda Banjar Tekankan Batas Kewenangan Pelaku Pengadaan

Kabupaten Banjar Sosialisasikan Katalog Elektronik V6, Persaingan Penyedia Makin Kompetitif

Dinding Lapuk dan Atap Rusak, Dinsos Banjar Pastikan Bedah Rumah Warga di Gudang Hirang

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?