TERAS7.COM – Transformasi menuju energi bersih terus didorong, salah satunya melalui penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai. Selain lebih efisien, kendaraan listrik juga memungkinkan masyarakat mengisi energi secara mandiri untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Sejalan dengan tren tersebut, layanan konversi kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke listrik mulai berkembang di berbagai daerah. Di Kalimantan Selatan, salah satu fasilitas yang mendukung hal ini hadir di Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) melalui bengkel konversi binaan PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng).
Program ini dikenal dengan nama Bengkel Electric Vehicle Sukses Reparasi dan Konversi (Elvi Sukesi), yang merupakan bagian dari inisiatif PLN Peduli.
Kepala Bengkel Konversi Otomotif Poliban, Yuan Perdana, menyebutkan bahwa keberadaan bengkel ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap transisi energi di daerah.
“Bengkel ini merupakan bentuk dukungan Poliban terhadap transisi kendaraan listrik di Kalimantan Selatan, yang didukung penuh oleh PT PLN (Persero) UID Kalselteng. Kami berupaya menghadirkan layanan yang dapat dijangkau masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan fasilitas serta tenaga teknis untuk melayani konversi kendaraan sekaligus perawatan motor listrik.
“Kami siap melakukan konversi dari motor BBM ke motor listrik serta melakukan perbaikan motor listrik, silakan kunjungi bengkel kami,” tambahnya.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa pemanfaatan kendaraan listrik menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
“Pemanfaatan kendaraan listrik memberikan alternatif energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Ini menjadi langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil, sekaligus mendorong pemanfaatan energi listrik yang lebih luas di masyarakat,” kata Iwan.
Ke depan, PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli akan terus memperluas pengembangan bengkel konversi, termasuk ke wilayah Palangka Raya.
“Kami berharap, upaya ini dapat memperluas akses layanan konversi kendaraan listrik serta mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan,” ujarnya.
Selain menghadirkan bengkel konversi, PLN juga terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta pengembangan sumber daya manusia.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.