Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Dorong Percepatan Produksi Padi Dua Kali Lipat, Tabalong Jadi Daerah Uji Coba PM-AAS
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Dorong Percepatan Produksi Padi Dua Kali Lipat, Tabalong Jadi Daerah Uji Coba PM-AAS

Muhammad Ihsan
Muhammad Ihsan 21 Mei 2026, 19.11
Share
IMG 20260602 WA0013
Wabup Tabalong saat memimpin tanam perdana padi sistem PM-AAS di Kecamatan Jaro ((21/05/2026) (foto : ihsan_teras7.com)
SHARE

TERAS7.COM – Kabupaten Tabalong resmi menjadi kabupaten kedua setelah Kabupaten Barito Kuala yang terpilih sebagai proyek percontohan sistem pertanian Modern Advance Agricultural System (PM-AAS).

Dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, hanya dua daerah ini yang mendapat kepercayaan untuk menguji coba sistem yang diharapkan mampu melipatgandakan produksi padi tersebut.

Terpilihnya Tabalong sebagai lokasi uji coba PM-AAS tentunya bukan tanpa pertimbangan. Kabupaten Tabalong mendapatkan jatah lahan seluas 60 hektare yang terbagi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jaro seluas 49 hektare dan Kecamatan Upau seluas 11 hektare.

Sementara Kabupaten Barito Kuala mendapatkan jatah lahan seluas 50 hektare.

Penerapan sistem PM-AAS ini menggunakan metode tanam benih langsung atau tabela dengan alat drum seeder yang dinilai lebih efisien dari segi waktu dan biaya tanam.

Baca juga :

Perketat Pengawasan, Lapas Perempuan Martapura Razia Blok Hunian dan Tes Urine Warga Binaan

BRE Cup VIII U-15 2026 Resmi Dibuka, Wabup Juanda Dorong Talenta Muda Tapin Berkembang

Arus Bawah Laut 6,8 Knot, Tim Penyelam Pencari Korban Kapal Virgo Transport 8 Terpaksa Ditarik

Sistem ini juga ditargetkan mampu mendongkrak hasil produksi padi hingga dua kali lipat per hektare, dari rata-rata 5 ton menjadi 10 ton.

Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Peningkatan Produksi, Profesor Muhammad Arsyad, menyampaikan harapan besar yang diemban Kabupaten Tabalong melalui program ini.

“Harapan lain dengan tingginya produksi menggunakan sistem PM-AAS ini, kita berharap bukan hanya memenuhi kebutuhan domestik Tabalong ataupun Kalimantan Selatan, tapi juga secara nasional. Bahkan ekspektasi kita, Menteri Pertanian kemudian juga Bapak Presiden, bukan tidak mungkin Tabalong bukan hanya menguatkan ketahanan pangan nasional. Akhirnya kita berharap bahwa ini juga untuk kesejahteraan para petani kita semuanya, di samping itu juga tentunya terhadap pembangunan infrastrukturnya,” ujar Prof. Muhammad Arsyad, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Peningkatan Produksi Pertanian.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Tabalong, Habib Taufani Alkaf, menyebut terpilihnya Tabalong sebagai proyek percontohan PM-AAS merupakan sesuatu yang patut disyukuri.

Ia menegaskan bahwa hasil dari tahap pertama ini akan dijadikan bahan evaluasi dan jika berhasil, sistem ini akan dikembangkan ke wilayah Tabalong lainnya yang memiliki karakteristik serupa dengan Kecamatan Jaro.

“Untuk kegiatan dari Kementerian Pertanian, alhamdulillah Tabalong terpilih sebagai tempat pengembangan metode baru, metode PM-AAS, di mana metode ini diharapkan hasil pertaniannya bisa meningkatkan hasil produksi dan tidak lain tidak bukan juga untuk mendukung kesejahteraan para petani kita di Kabupaten Tabalong. Ini yang patut kita syukuri dan banggakan, kita ditunjuk sebagai proyek percontohan dan mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan apa yang kita harapkan. Jadi kita lihat dulu hasil dari sistem ini di tahap pertama, progresnya seperti apa. Kalau memang ada kendala nanti kita evaluasi, dan kalau memang berhasil sesuai target maka akan kita kembangkan di wilayah Tabalong lainnya, khususnya wilayah-wilayah yang memiliki karakteristik sama dengan Kecamatan Jaro,” ujar Habib Taufani Alkaf, Wakil Bupati Tabalong.

Dengan dimulainya tanam perdana PM-AAS di Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong kini mengemban tanggung jawab sebagai daerah percontohan yang diharapkan dapat membuktikan bahwa modernisasi pertanian sederhana pun mampu menghasilkan produksi yang signifikan demi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani lokal.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32
IMG 20260825 WA0002
3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak
29 Agustus 2026, 09.49

You Might Also Like

Perketat Pengawasan, Lapas Perempuan Martapura Razia Blok Hunian dan Tes Urine Warga Binaan

BRE Cup VIII U-15 2026 Resmi Dibuka, Wabup Juanda Dorong Talenta Muda Tapin Berkembang

Arus Bawah Laut 6,8 Knot, Tim Penyelam Pencari Korban Kapal Virgo Transport 8 Terpaksa Ditarik

Bila Penyelaman Tak Memungkinkan, SAR Pertimbangkan Balik atau Tarik Kapal Virgo Transport 8

Wabup Asahan Jenguk Pelajar MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan MBG

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?